BENCANA GHIBAH - 1
Allah Azza wa Jalla benar-benar telah mencela penyakit ghibah

ini dan telah menggambarkan orang yang berbuat ghibah dengan gambaran yang sangat hina dan jijik. Berkata Syaikh Nasir As-Sadi : Kemudian Allah Azza wa Jalla menyebutkan suatu permisalan yang membuat (seseorang) lari dari ghibah.

Allah Azza wa Jalla berfirman :

Dan janganlah sebagian kalian mengghibahi sebagian yang lain. Sukakah salah seorang dari kalian memakan daging bangkai saudaranya yang telah mati, pasti kalian membencinya. Maka bertaqwalah kalian kepada Allah, sungguh Allah Maha Menerima taubat dan Maha Pengasih. (Al Hujurat 12)

Allah Azza wa Jalla telah menyamakan mengghibahi saudara kita dengan memakan daging saudara (yang dighibahi tadi) yang telah menjadi bangkai yang (hal ini) sangat dibenci oleh jiwajiwa manusia sepuncak-puncaknya kebencian. Sebagaimana kalian membenci memakan dagingnya -apalagi dalam keadaan bangkai, tidak bernyawa- maka demikian pula hendaklah kalian membenci mengghibahinya dan memakan dagingnya dalam keadaan hidup. Memakan bangkai hewan yang sudah busuk saja menjijikkan, namun hal ini masih lebih baik daripada memakan daging saudara kita. Sebagaimana dikatakan oleh Amru bin Al-Ash Radhiyallahu anhu:

Dari Qois berkata : Amru bin Al-Ash Radhiyallahu anhu melewati bangkai seekor begol (hasil persilangan kuda dan keledai), maka beliau berkata :Demi Allah, salah seorang dari kalian memakan daging bangkai ini (hingga memenuhi perutnya) lebih baik baginya daripada ia memakan daging saudaranya (yang muslim) . Syaikh Salim Al-Hilaly berkata : ..Sesungguhnya memakan daging manusia merupakan sesuatu yang paling menjijikan untuk bani Adam secara tabiat walaupun (yang dimakan tersebut) orang kafir atau musuhnya yang melawan, bagaimana pula jika (yang engkau makan adalah) saudara engkau seagama , sesungguhnya rasa kebencian dan jijiknya semakin bertambah. Dan bagaimanakah lagi jika dalam keadaan bangkai karena sesungguhnya makanan yang baik

dan halal dimakan, akan menjadi menjijikan jika telah menjadi bangkai 3

Dari Abu Huroiroh Radhiyallahu anhu bahwasanya Rosulullah Shallallahu alaihi wa Salam bersabda : Semua muslim terhadap

muslim yang lain adalah harom, yaitu darahnya,

kehormatannya, dan hartanya. (Muslim)

Orang yang mengghibah berati dia telah mengganggu kehormatan saudaranya, karena yang dimaksud dengan kehormatan adalah sesuatu yang ada pada manusia yang bisa dipuji dan dicela.