Singkapkanlah segala misterimu untukku:
Di balik rupamu yang membiusku,
Di balik aromamu yang terbangkan imajinasiku.
Bersembunyilah duri-duri tajam pembawa duka,
Di bawah daun-daun hijau segar,
Di antara kelopak-kelopak cintanya,
Di sela-sela keharumannya.
Tak dapat kuungkap misterimu yang tersirat
Namun kenanglah amanat ini,
Tetaplah berseri di taman nirwana
meski para hantu lolos dari neraka
Aku adalah malaikat penjaga taman
yang kan terus menjaga indahmu.
(Naimata, Desember 2004)