Baik buruk. Kaya miskin. Tinggi pendek. Cantik jelek. Putih hitam. Straight gay. Mungkin 1001 judgement tidak akan cukup mewakili berbagai segmen kehidupan manusia.
Fa.
Menjadi seorang Fa, bukan berarti menjadi orang paling bijaksana. Fa jauh dari kesempurnaan manusia suci. Sebaliknya, Fa selalu mempunyai sudut pandang yang penuh judgement. Jujur. Dari hati.
Fa hanya sebagai observer kehidupan, perangkai slice of life dalam jalinan kata-kata sederhana.
Fa, a woman in complexity.
Seorang Henry Ford seolah mampu menerjemahkan satu dari sekian kompleks prinsip yang dianut Fa.
Keika semua hal menentang Anda, ingatlah bahwa pesawat terbang mengudara menentang angin, bukan mengikuinya.
Semua berawal dari kegalauan. Bosan dengan peliknya dunia kerja. Bosan dengan social pressure. Bosan dengan menjadi biasa.
Kegalauan itupun terangkum dalam: Love, Life, Work, Friendship, and Sex.
Fa tahu tema-tema tersebut tidak akan ada habisnya untuk dibahas. Faktanya, buku-buku pengembangan diri terus menjadi best seller. Fa pun tidak menafikkan diri menjadi konsumen genre buku-buku tersebut.
Tapi apa yang sebenarnya dicari Fa Mencari bahagia Mencari jawaban kegalauan