tuhan menjelma sebatang pohon
meratapi rasa nyilu kala kapak
mencabik-cabik perutnya di hutan
ia juga suka menjelma telinga di
gurun-gurun pasir menyimak
tetes minyak terakhir ketika
cerobong-cerobong itu
membubungkan asap gelap di
lambung seorang kanak yang
belum lahir kadang. ia resapkan
diri ke dinding-dinding kamarmu
seperti angin dingin memberi
sepi penyair yang tak
mampu lelap karena kehilangan sihir
(untuk bertindak)
tapi ia tak bisa mati menjelma
pikiran-pikiran memberikan
tangannya untuk kelahiran-
kelahiran baru sambil tersenyum
ia tak kunjung putus asa
dengan ulah kita
Yogyakarta, 2013