Aku Cukup Menulis Puisi, Masihkah Kau Bersedih - 11
misalkan malam itu seekor capung, kau akan berlari

mengejarnya basah rerumputan karena tangisan semalam

akan meresap ke dalam telapak kakimu

ia yang hinggap, dari tangkai ke tangkai tidak pernah belajar mengenal nama bunga, berapa jumlah kelopak, dan dalam musim apa kebahagiaan akan mekar

apalagi menuntut alasan, kenapa di dalam kamus ia disamakan dengan seekor naga

yang dalam cerita, menyemburkan api, bersisik tebal

atau lahir dari wanita targaryen itu

misalkan malam itu seekor capung, kau akan bersaksi telah menangkapnya dengan pukat di ujung lidi atau mencapitnya

dengan kedua jarimu yang ringkih

misalkan kamu yang seekor capung, aku tak tahu

apakah malam akan membalas dendam

dengan melipatmu ke dalam ingatan masa kecil

memerangkapmu dalam cerita-cerita muyskil