Jendela kamar sebelum subuh
Meminta kubaca
Abjad kenangan daripada
Kitab perkenalan kita
Akupun bersimpuh di serambi persaudaraan
Melafazkan dengan syahdu
Bait demi bait
Dan turunlah hujan rindu
Membasah ranah perkasihan sukmaku
Lihatlah
Bunga persaudaraan mercup
Mewangi seperti narwastu
Mengharum seluruh nafasku
Setelah kitab kususun
Di kutubkhanah waktu
Bayu pun mengetuk
Jendela kamarmu sesudah subuh
Menyuruh kau sudahi air mata
Kala aku sudah tiada.
Tunas Cipta, September 2012