MARSUM AWAN - 12
Bayu yang mengetuk

Jendela kamar sebelum subuh

Meminta kubaca

Abjad kenangan daripada

Kitab perkenalan kita

Akupun bersimpuh di serambi persaudaraan

Melafazkan dengan syahdu

Bait demi bait

Dan turunlah hujan rindu

Membasah ranah perkasihan sukmaku

Lihatlah

Bunga persaudaraan mercup

Mewangi seperti narwastu

Mengharum seluruh nafasku

Setelah kitab kususun

Di kutubkhanah waktu

Bayu pun mengetuk

Jendela kamarmu sesudah subuh

Menyuruh kau sudahi air mata

Kala aku sudah tiada.

Tunas Cipta, September 2012