MENJAWAB SYUBHAT MENEPIS TUDINGAN - 12
Adapun sikap yang keempat ini yaitu menghajr dan mentabdi orang yang tidak menghajr dan tidak mentabdi orang bermuamalah dengan yayasan- merupakan kesalahan manhaj yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Justru sikap seperti inilah yang banyak beredar di tanah air -semoga Allah memberi petunjuk kepada kita semua dan menyadarkan saudara-saudara kita yang telah terjerumus dalam manhaj ini-. Bukankah kebanyakan ustadz atau ikhwan yang ditahdzir adalah hanya karena perkara ini yaitu karena mereka diam tidak mentahdzir atau mentabdi orang-orang yang bermuamalah dengan yayasan Bukankah inilah salah satu manhaj Haddadiyah Mentabdi setiap orang yang tidak mau mentabdi orang yang terjatuh ke dalam bidah!!! [Yang anehnya sebagian orang yang menerapkan manhaj ini tidak mau di tuduh bahwa perbuatan mereka ini adalah manhaj haddadiyyah!!!!]

Sebagai bukti salah penerapan manhaj tahdzir-tahdzir ini adalah sebagian ikhwan-ikhwan kita yang memiliki manhaj ini dan menerapkan manhaj ini ternyata mereka sendiri saling tahdzir mentahdzir dan saling tabdi mentabdi. Senjata mereka (manhaj yang keliru yang biasanya mereka arahkan kepada saudara-saudara mereka di seberang) ternyata juga mengenai rekan-rekan mereka sendiri.

Setelah alhamdulillah- datang dua orang syaikh dari luar negeri untuk mendamaikan mereka dimana masing-masing diberi kesempatan untuk mengungkapkan kesalahan-kesalahan saudaranya maka ternyata kesalahan-kesalahan tersebut merupakan kesalahan-kesalahan yang ringan yang sangat-sangat sungguh-sungguh tidak bisa dijadikan dalih apalagi dalil- untuk mentahdzir, apalagi menghajr, apalagi mentabdi saudaranya. Wallahul mustaaan. Hal ini menunjukan mereka belum paham manhaj yang benar dalam menyikapi mukholif (orang yang menyelisihi). Semoga Allah memberi petunjuk kepada kita semua.