MEMORIA - 120
Di lajur jiwamu yang lambat

Kugurat riwayat, kutandakan hikayat

Semoga aromamu tak kunjung tamat:

Semoga yang lekas

Dengan tangkas kutangkap.

Rindukuyang kalap

Padamumenjelma lanskap

Pagi yang tak lengkap

Di hulu yang semburat.

Kaulah barat

Kudekap erat

Dalam sekarat.

(Naimata, 2013)