MASA LALU TERJATUH KE DALAM SENYUMANMU - 14
rinduku dipulangkan magrib

malam bau keringat

kendaraan bersliweran mengangkut masa lalu

singgah sebentar lantas pergi

meninggalkan sunyi.

aku teringat bapak

pada kreteknya

mengepul serupa dapur emak

serupa pabrik

yang mengerang di siang terik.

waktu berderak. merangkak

di jalan yang macet oleh rencana

dan doa yang mengepul di udara.

aku melamar kota ini

dengan masa depan

tapi masa lalu meringsek maju

mendekapku dengan kecemasan anak-anak

yang putus layang-layangnya.

kini aku tumbuh kumis, mak

gedung-gedung tumbuh lebat di sini

tapi rambut bapak tak selebat dulu

rontok bersama tahun-tahun lalu.

mak, aku melihat bapak tenggelam

bersama senja

yang jauh.

dimana kisah hanya akan tumbuh

di foto-foto dan kepala kita

yang tersusun dari harapan dan kecemasan.

magrib ini mengingatkanku

pada bapak,

padamu, mak

yang sedang menyulam doa

untuk hari yang belum terbaca.