KEPULANGAN KELIMA - 15
Perlahan-lahan kamar ini jadi gudang

Debu-debu menempel tanpa malu

Lalu aku yang makin malas

Teronggok di atas kasur sambil mendengkur

Perlahan-lahan kamar ini jadi gudang

Nyamuk, semut dan mimpi berbaur padu

Aku terkulai

Betapa hari semakin cepat malam

Dan malam begitu cepat pagi

Sesederhana itukah hidup ini

Perlahan-lahan kamar ini jadi gudang

Lalu jadi kuburan untuk tanganku yang lelah mencatat jejak

Ah!

Hatiku yang tak mau memberi

Mampus kau dikoyak-koyak sepi*