Terkadang perselisihan itu merupakan suatu keluasan dan rahmat dari Alloh. Selama perselisihan itu adalah perselisihan yang mutabar di kalangan salaf dan kholaf. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullahu menyebutkan di dalam Majmu Fatawa 30/79 bahwa ada seorang yang menulis buku tentang masalah ikhtilaaf lantas Imam Ahmad berkata :
Jangan kau namakan buku itu dengan buku ikhtilaf, tapi namakan buku itu dengan buku saah/keluasan.