dengan kereta, menjauh dari mimpi-mimpi
indah sebelumnya
aku terbangun, hanya suara rel tergesek roda kereta semakin keras
semoga itu bukan kereta yang menjemputmu
tanah tak bertuan tanah yang tak
pernah aku kenali
terbangun tengah malam
aku tahu mimpi ini tak akan hanya jadi mimpi sebab hari
makin berlari dan menggiringku untuk melepasmu
kelak
dalam sepi sendiriku
akan kubisikkan pada pagi yang belum datang
bahwa aku merindumu, seperti aku merindukan malam-malam masa
kecilku yang penuh dongeng
seumpama lari-lari masa kanak-kanakku yang penuh hingar tawa