HUJAN AKHIR BULAN JULAI - 16
Indah pelangi kota diterangi cahaya bulan

Manisnya muda tanpa memikirkan apa 'kan terjadi -- yang penting ialah masa sekarang dan kini; saat waktu dipinjam dalam ruang terhad ini.

Ketawa -- tiap nota gembira menari dari lantunan dua jiwa. Berbalasan. Satu simfoni indah tercipta sambil jemari bermain antara satu sama lain. Tubuh membicara bahasa bisu; lenggok mereka menceritakan bahagia.

Sunyi kota malam indah diterangi cahaya bulan. Pelangi hidup dari neon-neon tergantung dan wajah-wajah membatu diam, suasana hening yang riuh mengelamun itu dipecah dengan satu suara,

"Esok bagaimana kita"

"Kita Kita... ikut arus takdir mengalirkan kita berdua ke mana muara yang telah ditentukan oleh Dia Boleh"

Diam menyepi. Jemari masih bermain antara satu sama lain. Dua pasang mata tercampak jauh ke tempat jatuhnya sinar rembulan.