MISA ARWAH & PUISI-PUISI LAINNYA - 17
Berdukalah pada hari ulang tahunku ini

maka kelak aku akan membayarnya

dengan kembali, memelukmu

tanpa tersedu, sambil bercerita

tentang kematian yang gagal menjebakku

di Hindia.

Namun adakah yang lebih pucat dan sedih

dari seorang perempuan yang terlalu mengerti

Dalam perang

mesiu dan artileri

akan berakar, tumbuh, lalu menjalar

sepanjang urat tanah, bersembunyi

pada rimbun pohon kina

pada lugu sayur-mayur

dan desersi kulit padi.

Yang terkubur dalam jeda

antara lelap dan jaga

adalah peruntungan seorang kadet,

kemungkinan yang pertama

diredam oleh letup karabin

adalah garis tangan seorang prajurit.

Sedang nasib akan selalu membantun janji

yang dilingkarkan pada jemari.

Tapi hanya pada mercusuar yang terkena malam

perempuan itu berani mengeluh:

Apakah di surga

juga ada derita

Di udara, mendung melepaskan berat

dan burung-burung camar yang kehujanan

mulai berdebat:

benarkah April adalah bulan terjahat

Sementara rambut perempuan itu basah,

dan jiwanya mungkin berdosa

karena secepuh keraguan pada surga.

Tetapi

hanya pada mercusuar yang terkena malam

perempuan itu berani mengeluh:

Apakah di surga

juga ada derita

/2012