Aku Cukup Menulis Puisi, Masihkah Kau Bersedih - 18
kau bersikeras akan menelan semua hujan yang tak bosan menceritakan hidupnya yang singkat

di atas laut, di bawah bayang-bayang maut kita akan selalu sama: melihat langit keemasan setelah segalanya reda adalah

doa-doa kecemasan

sebelum perjalanan panjang lain menuju pulang