Kutitipkan seluruh bianglala malamku
Aku sudah penat dengan cerianya
Aku sudah bosan dengar tawanya
Nyanyian angin...
Semarakkan melodi-melodi cahaya
Buat apa ceria jika Yahweh menutup pintu-Nya
Desiran ombak
Guncangkan tempayan tubuh ini...
Tumpahkan rohku
Buat aku memohon di ujung jalan
Ya Elohim...
Palingkan aku ke nirwana-Mu
(Oepoi, Januari 2006)