Mengetahui keberadaaanmu
di keberadaanku,
membuatku tak ingin ke mana-mana, ke siapa-siapa.
Selain selalu dekat
dan ada, untukmu.
(k.p)
Tetap Menang
Dicintaimu, selalu membuatku merasa
lebih beruntung,
dari mereka yang memiliki segalanya,
tetapi tidak memiliki kamu.
(k.p)
Langkahku
Jangan pernah berpikiran buruk, itu melelahkan diri sendiri, sayang.
Mengertilah, bila aku tak menyayangimu, aku takkan melangkah sejauh ini.
(k.p)
Di Pelukmu
Aku ingin berguling-guling
di atas roda hidup,
bertarung dengan takdir, bergelut lewat cobaan.
Lalu terbaring di pelukmu.
(k.p)
Pemberian Terbaik
Aku ingin setulus-tulusnya diterima, seyakin-yakinnya dipercaya.
Di tubuhmu, aku ingin kau menerimaku seutuhnya.
Karena untukku, menerimaku dengan baik, itu pemberianmu yang terbaik.
(k.p)
Untuk Hatimu
Aku mengerti, jauh dari matamu, membuat cemasmu berburuk sangka.
Namun tenanglah, untuk hatimu, hatiku kan selalu berhati-hati.
(k.p)
B e b a l
Sebesar-besarnya kekuatan takdir meremas aku.
Ingatlah selalu, bila aku ialah kecil yang selalu menolak, untuk melepasmu.
(k.p)
Hujan Milik Kita
Aku percaya, dalam suatu hujan,
ada payung, yang gagangnya rindu dipegang tanganku, dan atapnya rindu melindungi tubuhmu.
(k.p)
Dari Segala
Dari segala
kecemasan
yang ada,
aku menyadari aku hanyalah
manusia biasa,
yang paling ingin kamu tetap baik-baik saja.
(k.p)
Menyelamimu
Di debar debur tubuhmu yang laut, aku mengingatmu sebagai apa
yang kuselami, dari denyut ke denyut.
(k.p)
Ketiadaanmu
Berada di keramaian bukan berarti tak merasa sepi.
Karena untukku, sepi ialah ketika
adanya
ketiadaanmu.
(k.p)
Percuma
Kira-kira singkatnya begini,
kau harus bahagia, meskipun tidak harus denganku.
Namun kau juga harus mengerti, aku benci kalimat ini.
(k.p)
Sejauh Bintang
Segala yang kuingat darimu telah meresap ke tulang-tulang. Kan selalu kurasa rasa-rasamu, meskipun kau sejauh bintang.
(k.p)
Mahir Menemukan
Tak peduli dengan mata tertutup atau terbuka,
aku selalu memiliki cara
untuk menemukanmu,
dengan keduanya.
(k.p)
My Own Wings
I broke my own wings
just want you to know,
if i could never leave you.
(k.p)
Takkan Berbeda
Andai boleh aku memilih ke mana akan kembali memutar waktu,
aku akan tetap memilih, ke bagian di mana aku
menemukanmu.
(k.p)
Masa Bodoh
Bila aku tak di sampingmu, aku kan selalu cemburu dengan siapapun yang ada di sampingmu.
(k.p)
K e k a l
Aku membahagiakanmu,
agar kebahagiaanmu sanggup membahagiakan
seseorang,
aku.
Singkatnya
Kisah kita, ceritanya panjang.
Singkatnya,
bertemu denganmu, membuatku berhenti mencari.
(k.p)
S e t i a
Kepalamu batu, aku air yang terus sabar menetes
di keningmu.
(k.p)
Sebab Akibat
Ia sanggup tersenyum karena ia sedang bahagia.
Sedangkan aku merasa bahagia karena ia sanggup tersenyum.
(k.p)
Segala
Jangan takut, manisku. segala yang ada
padaku,
mencintai segala yang tak ada padamu.
Kedipan Terakhir
Aku tak percaya
cinta pada pandangan pertama.
Aku percaya cinta ialah apa yang ada
sampai nanti, pada kedipan terakhir.
Jalan Buntu
Bila aku harus pergi, itu ialah kau yang harus bahagia.
Namun bila kau kebahagiaanku,
bagaimana aku bisa pergi
(k.p)
Sampai Lupa
Bila kau tak mencintaiku, pura-puralah mencintaiku.
Berpura-puralah
Sampai
sampai kau lupa bila kau sedang berpura-pura.
(k.p)
Permintaan Kecil
Cintai aku apa adanya.
Aku tak ingin yangtak ada
padaku, masih kamu cari
di diri orang lain.
(k.p)
K e j u t a n
Semua yang ada dalam hidup, ialah kejutan.
Seperti kamu yang tiba-tiba ada,
lalu tiba-tiba saja aku bahagia.
(k.p)
Itu Aku
Di kehidupan selanjutnya,
bila ada seseorang yang begitu menyayangimu seperti aku,
itu aku.
(k.p)
Tetap Tidak Suka
Demi memutar
roda hidup,
aku melatih kesabaran untuk tidak berjumpa denganmu.
Namun hari yang tanpamu, aku tetap tidak suka.
(k.p)
Strangers
If we are gonna be
strangers again,
dont worry, lets falling in love again.
(k.p)
Yang Terbaik
Terserah pada seribu mulut yang mengatakan kau buruk.
Kau tetaplah yang terbaik,
di mata
yang mencintaimu.
(k.p)
Menyenangkanmu
Aku hanya ingin menyenangkanmu.
Maaf bila caraku salah, atau tak sesuai keinginanmu.
Di luar segalanya, semua kembali pada awal kalimat ini.
Pengecut
Di depanmu, aku malu-malu memandangmu.
Di depan Tuhanku,
terang-terangan aku memintamu.
(k.p)
Temani Aku
Hidup terlalu singkat, sedangkan Bumi terlalu luas.
Bisa temani aku, untuk keduanya
(k.p)
Jalan Pintas
Memikirkanmu, bagiku ialah caraku
untuk mendekat,
seberapapun jauhmu.
(k.p)
Melihat Kita
Andai kau sedikit
memahami,
bila aku tak hanya ingin membuatmu tersenyum
melihat dunia,
tetapi juga aku ingin membuat Tuhan
tersenyum
melihat kita.
(k.p)
Pejamkan Matamu
Tutup mulutmu, pejamkan matamu
dan mulailah memelukku.
Mengertilah, manisku, pelukan akan selalu jauh
lebih bekerja
daripada kata-kata.
Selalu Jatuh
Bahkan setelah bersamamu,
aku tetap memahami,
bila pada sepasang matamulah,
hatiku akan tetap
dan selalu jatuh.
Rindu
Rindu punya caranya sendiri untuk menghadiahi diri.
Seperti kau yang tiba-tiba ada,
setelah kupejamkan mata.
(k.p)
Juga Aku
Jangan menangis, manisku. Karena yang jatuh tak hanya air di matamu,
tapi juga aku.
(k.p)
Cara Tercepat
Pada akhirnya aku menyadari, melihatmu baik-baik saja,
ialah cara tercepat untuk memastikan bila dunia ini,
masihlah tetap baik-baik saja.
(k.p)
Akupun Juga
Ingat, sebagian dari dirimu sudah menjadi bagian dari diriku.
Maka apapun yang terjadi padamu, ialah juga terjadi padaku.
Bila kau sakit, maka akupun juga.
(k.p)
Takkan Pernah
Andaikata aku memiliki alasan untuk
meninggalkanmu,
takkan pernah ada dalam inginku
menggunakannya,
untuk meninggalkanmu.
(k.p)