Aku Cukup Menulis Puisi, Masihkah Kau Bersedih - 20
Ia mencari suara burung, tapi masih terperangkap di dalam pagi. Anak-anak yang tersesat tempo hari bermukim di balik batu. Ia kasihan meminjamkan sebuah pelepah kelapa yang dipatahkan hujan tadi malam.
Tuhan telah mati, Tuhan telah mati bunyi sebuah igau,
tapi tidak Tuhan milik penyair, pikirnya
Ia mencari suara burung, tapi tak ada pohon-pohon.Ia pun mengatupkan tangan, kembali belajar memohon.