MEMORIA - 20
Aku tuliskan hujan pada wajahmu

agar setiap kesedihan yang terbaca,

kauantarkan padaku lewat banjir

air matamu.

Dan pelangi

yang melengkungi

kepalamu

adalah mahkota yang lahir

dari dukacitamu.

Tapi masih kucari mataharimu,

seperti pencarianmu akan bahagia

dan senyuman, untuk kupadamkan

agar tak ada keindahan yang membias

dari air matamu.

(Oepoi, Rabu Abu, 25 Februari 2009)