THE HALF BLOOD PRINCESS - 21
Aku menangis hingga aku merasa tak sanggup lagi, aku begitu cengeng, rasanya aku ingin menertawakan diriku yang begitu mudah berurai air mata. Aku melepaskan diri dari pelukan Gavner. Dia memberiku senyuman manis, rasa canggung mulai menjalariku lagi.

Feel better

Aku mengangguk

Boleh aku menjelaskan tentang semua ini

Aku mengangguk lagi

Well, harusnya aku tak menyeretmu ke dalam hidupku, kamu boleh memanggilku egois dan tak berperasaan, maaf, yeah memang tak ada gunanya minta maaf kalo kamu tak menyesal, tolonglah, aku memohon, jangan tolak lamaran keluargaku, kita hanya akan bertunangan, hanya sementara, ini takkan lama, aku takkan memintamu untuk mencintaiku dan aku takkan mencoba untuk membuatmu jatuh cinta, walau akupun sebenarnya tidak yakin apakah aku sanggup untuk tak tergoda untuk tak jatuh cinta padamu, maksudku, yeah..kamu mempesona, dan aku tidak sedang merayumu atau mencoba untuk gombal, aku hanya ingin memintamu untuk bekerjasama, katakan kamu bersedia, bukan demi seorang pangeran tapi untuk seorang teman Dia berkata cepat-cepat, terasa kegugupan dalam suaranya.

Apa yang kamu mau Memanfaatkan aku untuk berpura-puraapa sih yang sedang kamu mainkanaku merasa dimanfaatkan dan dipermainkan, aku tersinggung.

Ghiebila aku mengatakannya, apa kamu bisa mempercayaikuapa kamu bisa membantuku Bila apa yang kuinginkan bisa kudapatkan hanya dengan hak istimewa bangsawanku, kurasa itu cukup untukku, aku ingin menganggapmu teman, teman itu berbagi, teman itu menceritakan segalanya, itulah kenapa aku ingin kamu tau alasanku

Semoga alasanmu terdengar bagus dan semoga aku mempercayainyaejekku

Aku ingin bertemu Gazka, saudarakudia berkata pelan

Gazka ada nada tak percaya, ketika ia menyebut nama yang kukenal itu.

Kamu kenal kan dia menatapku penuh harap.Semua orang membicarakanmu, siapa kamu, bagaimana, dan segalanya, aku tau, disini hal sekecil apapun akan jadi konsumsi publik, jadi ketika aku tau kamu satu sekolahan dengan Gazka, aku bermaksud untuk mendekatinya melalui kamu, aku ingin semuanya terkesan alami, kamu ingin kembali kandan bila kita bertunangan maka aku akan mengikutimu, aku bisa bertemu lagi dengan Gazka, aku merindukan adik kecilku, saudaraku.

Aku tak mengira alasan dia menginginkan pertunangan ini, apa tak lebih gampang buatnya untuk pergi sendiri menemui adiknya tanpa harus mengikatku dalam pertunangan

Tanpa harus bertunangan denganku, kamu bisa menemui adikmu, well, kurasa

alasanmu kurang bisa dimengerti

Ghie, bolehkah Aku mohon berpura-puralah, ini takkan lebih dari enam bulan, aku ingin kamu mau membantuku dalam hal ini.

Oke, baiklah, apapun alasannya, antara kamu dan Gazka, dan pertunangan palsu ini, aku setuju mengikuti drama yang tak kumengerti ini, kamu tak mau memberiku alasannya, kan

Tapi yah akan kujalani jawabku diantara kebingungan

Boleh minta satu hal

Aku memutar bola mata, pangeran ternyata banyak maunya

Apa

Temani aku melihat matahari terbit

Aku mengangguk setuju, aku memberinya sebuah senyuman bukan lagi ekspresi sendu dengan air mata.