MASA LALU TERJATUH KE DALAM SENYUMANMU - 21
aku mencium bau bangkai kenangan dari tubuhmu

orang-orang memasuki lubang hitam matamu

dan kau mencari di mana letak gelap.

aku menciptakan matahari dari utara

agar tercipta malam-malam baru.

aku menciptakan bulan dari matamu

Di mana letak gelap katamu lagi.

jalan memanjang ke belakang

udara kotor

seperti bau nafasmu.

kita berhenti di persimpangan

Di mana alamatmu

Kamulah alamatku. kataku.

tapi kau tak dengar

sebab jalan teramat bingar.

macam knalpot kampanye partai

yang dibayar dari kantong pedagang.

sekarang kita berjalan sendiri

mengetuk rumah masing-masing

dan bertamu pada diri sendiri.

Tuhan ada di mana-mana. teriakmu kemudian,

sambil kau ciptakan tuhan di kepalamu.