Aku Cukup Menulis Puisi, Masihkah Kau Bersedih - 22
begitu mudah dilepaskan, jantung itu saat tatapanmu singgah

seperti cara musafir mencari oase

aku tidak tahu, sebenar-benarnya senyum

adalah memang milikku

atau semestalah yang berhak

segala yang telah berdetak cepat memintamu untuk kembali dan bertemu

dengan atau tanpa alasan baik

yang kemudian dilepaskan, jantung itu saat tatapanmu singgah

seperti, aku tidak tahu seperti apa