namun lapar masih menjadi monster
aku melewatkan banyak hal kecil yang kupikir nyala api di sumbu lilin namun sebutir nasi hari ini ditambah sebutir nasi lagi hari itu
akan menjadi semangkuk nasi tahun depan
lalu mereka berkumpul di pengaduan publik bersama massa lain yang tak puas pada penghitungan suara, pada undang-undang minerba, atau
kekuasaan lain yang tak kunjung disahkan
kepada aku yang bersalah, dikatakan bahwa lapar adalah sebab mula tak tahu hari ini makan apa
tak tahu hari besok siapa makan aku