melukis cerita-cerita tua yang kadang durhaka
Aku menjejak tanah-tanah basah lagi,
berpuluh kali
masih ingat meski samar gandeng tangan mesra
jemari kanak-kanak kita
Rambutmu yang harum juga tawamu yang ceria ini
adalah reinkarnasi yang keberapa
aku telah lupa menghitung jumlahnya
betapa hasratku hasrat buta aku tak
peduli cuaca juga cerita kubunuh mitos
dan kukubur fatwa-fatwa
dan aku masih saja merindumu
: Hawa