Aku Cukup Menulis Puisi, Masihkah Kau Bersedih - 24
sebatang pohon mati tidak ingin disia-siakan

aku menyihirnya jadi bubur kertas

pengetahuan mulanya sangat sederhana menunjuk satu benda, bertanya apa ini-apa itu

lalu menamakannya seperti adam yang mulai belajar menyebut segala hal yang tersebar

dan lambat laun melupakan penciptanya

bahkan setiap manusia perlu diingat

dan menuliskan nama mereka di buku-buku

bahkan setiap tuhan perlu diingat

dan menuliskan nama mereka di kitab-kitab