sebuah petualangan yang sungguh sangat
menyenangkan untuk seorang pemuda sedang
jatuh cinta sepertiku
Menyimak dendang patukan pelatuk pada pohon-pohon
cemara bagiku adalah serupa gubahan lagu semesta luar biasa
Dan mengendus wewangian alam raya yang perawan adalah
mimpi masa kecilku yang lugu
Rinjani, di benakku adalah nama perawan
Perawan bersungai susu,
juga bertelaga segara
Edelweismu kembang Andarnyawa
Tak pernah ada perawan semanis ia
Berjalan pagi di pundaknya adalah serupa mengembara jauh
di tanah tak bertuan
Di bawah gerimis bulan Februari,
di punggungmu kutulis sebuah sajak untuk Dewi Anjani
perempuan yang nun jauh menantiku pulang bersama
kembang Adarnyawamu