MASA LALU TERJATUH KE DALAM SENYUMANMU - 24
sudah lama kugendong tahun-tahun di punggungku

bila aku istirah

aku kunyah laparku

bersama waktu yang tumbuh di tubuhku.

waktu menggelinding di setiap tikungan

aku seret tahun demi tahun dengan hati yang kosong.

bentuk wajahmu yang mulai pudar,

o, masa depan yang gaib.

tangan-tangan ajaib

menggapaiku dalam kecemasan.

kesedihan keluar dari pori-poriku

aku melihat wajah-wajah buruh meleleh disengat matahari

orang-orang berjalan miring

dan hari menjadi putih

lalu kulihat masa depan mengintipku

duduk menatap masa lalu.

sejenak, aku ingin istirah di sini

menikmati segelas kopi

dan merampungkan setumpuk catatan

yang belum kulunaskan.

tapi takdir memaksaku

untuk segera berkemas dari rindu

mengusir hantu-hantu masa lalu

dan selekasnya pergi meninggalkan malam,

bulan, dan gugusan kenangan

yang melayang-layang di kepalaku.