SAJAK-SAJAK GUSTAVO - 29
Atas putih salji ingin ditulis cerita-ceritaku; entah kedukaan dan kesedihan mana satu.

Malam terakhir di Seoul dingin malam tak terlawan dingin di hati.

Dibelasah kehidupan; tertindas terpukul kemudian bangun macam selalu.

Begitulah sejak dulu tak pernah jemu.

Lihatlah kekalahanku sementara ada waktu kerana ia tak akan kekal begitu. Sampai masa akan aku tendang ponggongmu, dunia ngilu.

19 Disember 2014

Bilik 646, The Palace, Seoul