Dengan begitu, tertunaikan sudah ibadah suci yang menuntut semua kesiapan, baik fisik, mental, dan harta tersebut.
Saat ini, jamaah haji tinggal melaksanakan sunah-sunah haji, berziarah, dan banyak berdoa, mumpung masih berada di tempat yang paling ijabah untuk berdoa.
Setiap Muslim yang baik, pasti ingin bisa berangkat haji. Namun sayangnya, keinginan itu hanya berhenti pada keinginan. Bisa ditebak hasilnya, sampai sekarang, belum juga bisa berangkat. Berikut ini beberapa hal yang saya sarankan untuk dilakukan dengan sungguhsungguh agar lekas bisa berangkat haji.
Pertama, niat yang kuat. Niat sangat penting peranannya. Perlu terus dipupuk agar niat tersebut semakin kuat. Belajar lebih banyak seputar haji adalah salah satu caranya. Belajar bisa dengan banyak membaca buku tentang haji, bertanya ke ustad, serta mendengar pengalaman haji dari teman atau keluarga yang pernah berangkat haji.
Kedua, banyak berdoa. Sering saya tanyakan kepada teman-teman yang mengaku ingin bisa berangkat haji, Sudah sering berdoa
Rata-rata menjawab, tidak pernah dan kadang-kadang saja. Itu pertanda kurang serius. Kalau serius, doanya harus diperbanyak. Manfaatkan waktu-waktu ijabah yang ada di setiap harinya, yakni setelah sholat wajib, antara azan dan iqomah, ketika Sholat Tahajud, ketika hujan, ketika sedang safar, dan masih banyak lagi. Redaksi doanya silakan dikreasi sendiri yang intinya mohon kemudahan bisa berangkat haji.
Ketiga, membuka tabungan haji. Niat dan doa saja tidak cukup. Bentuk keseriusan dari niat dan doa adalah membuka tabungan haji. Allah yang maha memberi dan mengatur rezeki. Jadi, Dia akan memberi semua kemudahan sampai kadang tidak terasa, tahu-tahu saldo tabungan sudah cukup untuk mendaftar haji.
Keempat, lebih berhemat demi haji. Niat sudah, doa sudah diperbanyak, tabungan sudah dibuka, inilah tips terakhir. Kurangi atau hilangkan pengeluaran-pengeluaran yang kurang penting. Contohnya, kalau sudah ada motor, tidak perlu tukar dengan yang lebih baru. Beli-beli pakaian dan makan di luar rumah, termasuk yang harus dikendalikan. Apalagi untuk hal-hal yang lebih besar, misal merenovasi rumah, membeli tanah, dan seterusnya.
Tips ini sudah teruji keampuhannya. Allah yang mengundang semua hamba-Nya untuk pergi haji. Sudah pasti Dia juga bertanggung jawab atas undangan tersebut. Dia akan mempermudah jalan, sehingga undangan bisa ditunaikan hambanya.
Sama halnya Allah memerintahkan kewajiban sholat. Tidak mungkin Dia tidak mencukupi rezeki hamba-Nya. Allah akan membuat Sang
12
Hamba mampu membeli pakaian guna menutup aurat. Karena, salah satu syarat sahnya sholat adalah menutup aurat.
Kalau teman-teman serius ingin pergi haji, lakukan sekarang juga. Dan mari kita lihat hasilnya. Selamat berjuang.
20 Oktober 2013
Perjalanan panjang hidup kita di dunia sampai akhirat saya analogikan seperti bepergian ke luar negeri. Memang demikian kenyataannya. Kita lebih memerhatikan hal-hal kecil yang bisa jadi kurang penting, namun justru melalaikan perkara yang jauh lebih besar dan lebih penting. Sudah saatnya hal seperti itu harus diubah.