ISTIDLAL - 3
Al-Quran tidaklah diturunkan oleh Allah Subhanahu wa Taala kecuali untuk dijadikan petunjuk oleh manusia, sehingga mereka mendapatkan keselamatan dan kebahagian dalam hidupnya baik di dunia dan di akhirat. Allah Subhanahu wa Taala berfirman, Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mereka mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran, (QS.Shaad: 29). Ketika Umar bin Khattab memilih pegawai beliau mengangkat orang yang mempunyai ilmu yang tinggi tentang Al-Quran dan Sunnah. seperti yang dilakukannya pada Ibnu Abzi seorang budak yang diangkatnya menjadi pemimpin untuk ahlul wadi. Ketika ditanya mengapa mengangkat seorang budak menjadi pemimpin, beliau menjawab, Dialah yang paling bagus bacaan Al-Qurannya, paling bisa dalam ilmu waris, bukankah Rasulullah telah bersabda, Sesungguhnya Allah mengangkat derajat sebuah kaum dengan Al-Quran dan merendahkan yang lain dengannya, (HR.Muslim).
Mengamalkan Al-Quran juga mendatangkan keberuntungan dan rahmat dari Allah, sebagaimana firmanNya, Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan yang diberkati, maka ikutilah ia dan bertakwalah agar kamu diberi rahmat, (QS.Al-Anam: 155). Ibnu Abbas Ra, berkata, Allah Subhanahu wa Taala akan menjamin mereka yang membaca Al-Quran dan mengamalkan apa yang ada di dalamnya, tidak akan tersesat di dunia dan tidak menderita di akherat, kemudian beliau membaca ayat ini, (Majmu Fatawa, Syekhul Islam Ibnu Taimiyah juz 19 hal. 77).
Adapun perintah mentaati Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam, disebutkan empatpuluh kali dalam Al-Quran. (Majmu Fatawa, Syekhul Islam Ibnu Taimiyah juz 19 hal. 83). Seperti firman Allah, Katakanlah; Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,
(QS.3: 31).