dan pagar pohon2 chemara
ditengah halaman badai bermain sepagian
dan gementar daun2 kelapa
dari bawah bumbung nipah yang senget
bergabung anak2 pelaut bermulut pahit
menulis, menyanyi, membacha
lihat muka mereka, dada mereka, lihat, ya
gigi kuning, baju berbunga sisik ikan
endap jiwa mereka, seluruhnya, endap, ya
apa yang berdetak kalau bukan,
kalau bukan jantung sengsara
sebuah bangunan menengadah awan kehitaman
dan keliling jala2 tersidai
ditengah perkampungan hujan semalam-malaman
dan garing perahu2 tersadai.
didalam bilik darjah berdinding kayu rapuh
berhimpun anak2 pelaut berperut bunchit
melukis, bermain, mengira
tengok lukisan mereka, tulisan mereka, tengok, ya
gambarnya rumah runtuh, guruh menggila-gila
jenguk dunia mereka, seanteronya, jenguk, ya
siapa yang merangkak selain ia,
selain ia pelaut tersiksa
1970