Ibnu mengambil lembaran kertas yang merupakan TOR untuk acara training motivasi esok hari. Ia telah mempersiapkan makalah tentang leadership. Ia membuka laptop miliknya, kemudian ia baca kembali makalah yang telah ia buat.
Tiba-tiba ia merasa ingin refreshing. Kemudian ia membuka friendster. Rumahnya telah dilengkapi dengan fasilitas hot spot sehingga ia bisa mengakses internet kapanpun ia mau. Sudah dua hari ini ia tak sempat membukanya. Ia buka profile-nya, tampak dihadapannya banyak comment baru. Ia baca beberapa.
Sekolah
SD N 1 Dukuhturi, SMP N 2 Kota Tegal, MAN 1 Kota Tegal Pekerjaan:
Student; Activist; Trainer; Author Afiliasi:
Ibnu Hajar Leadership Centre, Student Organization Lingkages, Moslem Communities
Hobi dan Minat:
Reading, Writing, Training, Research Buku Favorit:
All Books
Film Favorit:
Anymovie, the main point that is meaningful Musik Favorit:
Classical nasheed, Kitaro, Pop Acara TV Favorit:
News
Tentang Saya:
A young man envisioning to write life space by a gold ink. Wanna be an expert on certain knowledge. Dare to lead.
Siapa yang Ingin Saya Temui:
To my beloved parent, Father and Mother whom I respect, thanks for your kindness. There is no useless of your working hard.
Testimoni dan Komentar untuk Ibnu
Posting komentar I Lihat semua (12.236)
Vina
Dikirim 09/20/2008 00:06 am
Hi Mas Ibnu... pa kabar Mau kenalan boleh Aku Vina, SMP N 3 Tegal.
Add aku ya...
Idris
Dikirim 09/20/2008 23:45 pm
Salam sang begawan! Udah lama nggak ketemu. Aku rindu dengan wacanamu
Shelly
Dikirim 09/20/2008 23:08 pm
Allow Bang Ibnu... gue suka banget ama buku loe. Salut!
Ihsan
Dikirim 09/20/2008 22:36 pm
Assalamualaikum. Kaifahaluka Akhiy Hal ajuuzu an azuura ila baitika
Jamal
Dikirim 09/20/2008 21:24 pm
Halo bos. Sori enyong wingi ora bisa teka maring acara bedah bukune kowen. Enyong maring jakarta karo sakhang10
Maman
Dikirim 09/20/2008 18:01 pm
Going to heaven, the best book which Ive read. Congratulation!
Jack
Dikirim 09/20/2008 17:47 pm
Bonjour! Comment vas-tu Bien
Albert
Dikirim 09/20/2008 16:02 pm
There are more things in heaven and on earth, Horatio, Than are dreamt of in your philosophy Hamlet, Shakespeare
Nurussyifa
Dikirim 09/20/2008 15:06 pm
Dunia itu tiada lain adalah bangkai yang diubah bentuknya, menjadi rebutan anjing-anjing yang siap melahapnya. Jika engkau menjauhinya berarti engkau beroleh kedamaian dari ahlinya, tetapi jika engkau ikut merebutnya, engkau harus bersaing dengan anjing-anjing lain yang mengejarnya
Tiba-tiba ia ingin berhenti melanjutkan membaca comment yang lain. Sepertinya ia sangat tertarik dengan comment yang terakhir. Ia tahu kalau pesannya dikutip dari syair Asy-Syafii. Sebuah syair yang ia rasakan sangat menohok hati. Sekaligus membuat hatinya penasaran, siapakah perempuan yang telah menulisnya Tulisannya berbeda dengan yang lainnya. Ia berfikir, tidakkah lebih baik ia buka profil pengirim comment tersebut Sebenarnya ia hampir selalu tak menghiraukan profil orang yang mengirim comment ke Fs-nya, karena saking banyaknya. Ia memang membuka diri di ruang yang menurut Umberto Eco disebut hiperrealitas ini. Tapi, ia hanya percaya lima puluh persen kebenaran yang terdapat dalam ruang maya ini. Ia merasa tidak bisa mempercayainya begitu saja, karena ruang maya adalah tempat yang begitu bebas. Bisa jadi ia tidak memiliki representasinya dalam realitas. Martin Heidegger dalam Being and Time dan beberapa filsuf lainnya mengatakan seperti itu padanya dalam mimpinya. Karena ia banyak membaca buku-buku mereka sehingga dalam mimpi pun seringkali ia seolah-olah bertemu dengan penulisnya.
Tapi, bukankah dalam teori semiotika dikatakan kalau ada asap pasti ada api Kalau ada profil dalam friendster, bukankah ada pula profil manusia yang telah membuatnya Akhirnya ia berfikir, tidak ada salahnya ia mencari tahu orang yang telah mengirim kata-kata mutiara itu. Tidak ada rugi baginya. Ia klik profil Nurussyifa.
Sekolah:
TK Aisyiah Condong Catur Sleman, SD N 1 Condong Catur Sleman, SMP N 1 Yogyakarta (2005-2008), SMA N 6 Tegal (2008-Present)
Pekerjaan:
Student, Activist.
Afiliasi:
Tegal English Society, Small Islamic Environment, OSIS SMA N 6, ROHIS IRMUNA SMA N 6.
Hobi dan Minat:
Reading, Writing.
Buku Favorit:
Ayat-Ayat Cinta, Never Ending Success, The Da Vinci Code.
Film Favorit:
Children of Heaven, Ar Risalah, Ayat-ayat Cinta, Laskar Pelangi, Kiamat Sudah Dekat
Musik Favorit: Murotal, Nayid, Slow Acara TV Favorit: Para Pencari Tuhan Tentang Saya:
A moslemah spending her life to family and society Siapa yang Ingin Saya Temui:
Allah.. Rasulullah..
Everyone.. who wants to be my friend..
Add me at nurussyifa@plasa.com Waiting for you..
Apa yang sedang Ibnu baca membuatnya sedikit terkejut. Nurussyifa... ternyata dia pelajar kelas 1 di SMA N 6. Usianya satu tahun lebih muda darinya. Perempuan itu juga aktivis Rohis IRMUNA. Berarti besok malam kemungkinan besar ia akan bertemu dengannya. Tapi, bagaimana caranya ia bisa mengajaknya berkenalan secara pribadi Tibatiba bibirnya mengulumkan senyum, menertawai diri sendiri. Ah, kenapa aku terlihat begitu tolol Ibnu...Ibnu! kau ini tidak sulit berkenalan dengan seorang perempuan! Kau ingat Kau ini orang terkenal! Kau ini penulis buku best seller! Kau ini artis! Kata-kata seperti itulah yang terlintas dalam fikirannya. Tapi, hatinya masih saja bertarung. Apa yang akan dikatakan oleh teman-temannya ketika melihatnya berkenalan dengan seorang perempuan Bukankah selama ini ia dikenal sangat anti kalau berdekatan dengan seorang perempuan
Ah, bodoh sekali aku. Bukankah Nurussyifa sendiri yang pertama kali menulis comment untukku Bukankah berarti dia yang pertama kali mengenalku kata Ibnu dalam hati. Ia menarik nafas panjang lalu dikeluarkannya perlahan.
Akhirnya ia putuskan untuk menulis comment balasan untuk
Nurussyifa. Ia tulis,
Pilihlah teman setia dari amal perbuatanmu karena teman seseorang dialam kuburnya adalah amal perbuatannya. Jika kau sibuk dengan sesuatu, sibukanlah dirimu hanya dengan hal-hal yang mendatangkan ridha Tuhanmu. Seseorang tiada yang menemaninya di alam kuburnya usai kematiannya, selain amal perbuatannya. Ingatlah sesungguhnya manusia didunia bagaikan tamu yang singgah sebentar, kemudian pergi sesudahnya
Nurussyifa benar-benar membuatnya penasaran. Terlintas dalam fikirannya, sepertinya perempuan yang satu ini cukup menarik. Apakah profil yang hadir dalam ruang hiperreality ini sama dengan orangnya
Apakah sosoknya yang real bisa direpresentasikan hanya melalui satu halaman didalam komputer yang hanya berisi komponen-komponen tak bernyawa Kenapa seakan-akan ada malaikat yang menarik-narik fikirannya untuk lebih dekat mengenal pribadi perempuan itu secara nyata Profil Nurussyifa membuatnya penasaran. Tapi ia berfikir untuk tidak mengikuti apa yang dikatakan oleh Paul Ricoeur, bahwa setiap pembaca teks bisa menafsirkan secara bebas teks yang sedang dibacanya. Hal ini dikarenakan penulisnya telah memberikan otonomi penuh kepada teks yang ditulisnya sendiri. Ricoeur menamakannya dengan aprosiasi dan distansiasi. Ibnu tidak ingin menduga-duga. Ia ingin langsung bertemu dengan orang yang telah menulisnya.