DARA GETTING MARRIED - 4
Undangan datang, dengan nama pengantin perempuan yang membuatku teringat lagi pada si pemberontak kecil yang galak itu, Dara, cewek pemberani yang berani-beraninya merusak hari pertama Masa Orientasi Siswa 10 tahun yang lalu.

Pokoknya saya nggak mau pasang kepangan-kepangan bego itu! nggak mau make

sepatu kebalik, apa lagi make tas plastik, ya ampun, itu bikin kita, anak-anak baru keliatan kayak loser, saya tau MOS ini bukan ajang untuk mempererat hubungan senior sama junior, tapi ajang untuk mempermalukan junior, dan nggak kayak anak lain, saya nggak mau ikutin aturan bego yang kalian bikin, well, nggak ada yang bisa bikin saya untuk ikut aturan bego kalian, nggak ada! dan dia menghentakkan kakinya dengan marah, aku yang saat itu jadi ketua OSIS dan ketua panitia MOS bener-bener tak menyangka bakalan ada anak baru yang bertingkah semacam

ini.

Hmmmm.kalo aku jadi kamu, aku bakal ikutin aturan yang berlaku, inget kamu masih anak baru

Oh ya Kalo kamu jadi saya, berarti saya jelek dong, emang siapa yang mau kayak kamu

Hahahahahasi anak baru itu benar-benar kepala batu.

Nama kamu siapa

Dara

Yakiiiin kamu nggak mau balik nanya nama sayaaku sedikit menggodanya

Emang penting ya, tau siapa nama kamu

Teman-temanku malah tertawa, aku juga ingin tertawa, tapi kutahan-tahan, kali ini aku ingin lebih galak dari dia.

Penting dong, secara aku ketua OSIS, ketua panitia MOS, hmmm atau kalo sempet kamu survey deh, tanya tuh cewek-cewek satu sekolahan, siapa cowok paling keren di sekolah

Jawabannya pasti gue, Damar.Bukannya jadi galak, tapi aku malah menyombongkan diri.

Banggadia menunjukkan mukanya yang mengejek dengan gaya jutek Teman-temanku kembali tertawa, huh cewek ini parah.

Gini deh, gampangnya kalo kamu nggak mau ikutin aturan yang berlaku, dengan berat hati, kakak-kakak OSIS yang baik ini harus menghukum kamu.

Hukuman Buat apa Ada yang salah Saya tidak salah, yang ada kalian yang salah, sekolah buat bikin pinter, bukan buat ngerjain bukan buat begoin, anak-anak SMP pada bego yamending saya balik jadi anak SD aja kalo gitu!

Kamu keras kepala yaaku tak sabaran.

Dia tak menjawab tapi malah semakin menunjukkan muka menantang, matanya yang bulat besar melotot, makin memperlihatkan muka galaknya, muka galak yang tidak menakutkan tapi muka galak yang cantik.

Okay, kalo kamu nggak mau ikutan MOS taon ini, berarti kamu ikutan MOS taon depan, mau Kamu udah ngerusak MOS, tindakan kamu bisa bikin anak-anak lain pada ikutan jadi pemberontak kayak kamu! Pihak sekolah udah ngizinin kita untuk ngadain MOS, itu berarti kekuasaan ada di tangan kita, yang kamu harus tau, SMP itu nggak kayak SD, SMP itu bukan tempat untuk anak-anak kayak kamu, childish banget jadi anak!ikutin aturan atau ikut taon depan, atau silahkan pilih sekolah lain, sekolah ini nggak rugi kehilangan orang kayak kamu, masih banyak orang yang ngantri untuk bisa sekolah di sini, di sini isinya orang berprestasi, sekolah favorit di kota ini, dan aturannya adalah, yang pertama, senior tidak pernah salah, aturan kedua, kalo senior salah balik lagi ke aturan pertama! Sekarang kamu harus minta maaf pada semua kakak-kakak OSIS karena sudah mengacaukan MOS

Hmmmm..ya, okay, baik, saya minta maaf katanya dengan terpaksa.

Enak aja kamu minta maaf disini, nanti kamu minta maaf di apel bendera, di hadapan semua panitia dan peserta MOS, itu hukuman biar anak lain nggak ada yang ikutin jejak kamu. Aku merasa menang karena memiliki kekuasaan untuk menakut-nakutinya. Dan satu lagi, di hari terakhir MOS nanti, kamu harus bikin surat cinta buat aku! aaaaaaaaaarrrrrrrrgggggghhhhhhhtttttttttt

***

Berhasil membuatnya minta maaf di apel bendera membuatku senang, dan esoknya dia bahkan mengepang 20 rambutnya, memakai sepatu terbalik dan juga tas plastik. Kekuasaan memang bisa bikin kita bertindak kelewatan, dan aku memanfaatkan kekuasaan yang kupunya. Sebenarnya hal yang menyenangkan dari MOS itu adalah kesempatan untuk menadapatkan pacar baru, aku sudah melihat-lihat semua peserta MOS, yang cantik banyak banget, tapi entah kenapa si galak yang membuatku tertarik, hampir setiap waktu dengan berbagai alasan yang bahkan tak masuk akal, aku selalu mencoba untuk membuatnya mendapat hukuman, hanya untuk bisa membuatnya marah dan gregetan, hahaha, aku senang melihat muka galak itu bersungut-sungut.

Hey, mana surat cinta buat aku!

Aturannya, kita boleh ngasih surat cinta ke kakak-kakak OSIS mana aja, saya mau ngasih surat cinta ke Yubi, lagian kan surat cintanya juga boong-boongan, ga beneran! Oia aku merebut surat cinta dari tangannya, dan merobeknya.

Sekarang bikin surat cinta yang baru, buat aku! aku tunggu, kalo nggak mau silahkan keliling lapangan basket Sembilan kali, tanpa sepatu! Panas-panas deh tuh kaki! sepertinya aku sudah kelewatan, tapi aku selalu menikmati saat mukanya mulai merah karena marah, dengan terpaksa, dia membuka bukunya, menarik lembar di tengah bukunya, dan mulai menulis.Isi surat cintanya kamu harus nembak aku, bikin yang romantis ye

Dengan terpaksa dia mencoret kertasnya dengan huruf kapital besar-besar

KAMU MAU JADI PACAR SAYA YA/TIDAK

*CORET YANG TIDAK PERLU

Sama sekali bukan surat cinta yang manis dan romantis, tapi dengan cepat aku

menarik kertasnya lalu mencoret kata tidak.

Perhatian semuanya katakau pada seisi kelas karena Dara udah nembak saya, dan saya menjawab ya, berarti sekarang saya dan Dara udah resmi pacaran. Hahenak aja, tuh kan boong-boongan protesnya!

Bodo amat, aku maunya beneran!

Arrrrrrgggghhhtttt

Dan akhirnya kita pacaran juga, awalnya si emang Dara terpaksa, tapi lama-lama mau juga, hahaha rasanya menyenangkan mengenang cinta lama, sayangnya yang kutau Dara nggak pernah benar-benar cinta, mungkin yeah, hanya suka , tapi tak apa-apa, rasanya ingin mengacaukan pesta pernikahannya, seandainya punya kekuasaan, seandainya bisa bikin dia membatalkan pernikahan, jika bisa mengulang, rasanya menyenangkan bisa menyambung lagi kisah cintaku dengannya, cewek galak itu, cewek yang tak pernah bisa kulupakan.