KEPULANGAN KELIMA - 4
entah kapan aku temukan setelah pertemuan itu

aku semai jutaan benih di ladang yang kau sebut cinta

benih itu kini menjadi beringin

menjadi rumah-rumah yang teduh lalu

di sekelilingnya mengalir sungai

muncul danau dan laut

aku kadang tak pernah habis pikir

betapa ajaib hidup ini aku lahir dar

perut seorang ibu lalu

bertemu kamu

kawin dan punya banyak kisah yang tak mudah diurai bercinta

dan menjadi banyak tahu ini-itu

hey... lihatlah sekarang aku jadi begitu mudah

ersenyum dan tidak suka marah apakah sebuah pertanda

bahwa aku telah dewasa

aha bukankah umur kita telah begitu tua kenapa aku

baru merasa dewasa menjelang kematian