Fa's Journal: Super Fabulous Women - 4
From: Rena

To: Fa

Sent: Tuesday, 7 May 2013 9 : 05 AM

Subject: Assalamualaikum

a, apa kabar

Syukurlah tahun ini aku masih dipercaya jadi redaktur majalah

internal perusahaan. Kamu masih berminat menulis rubrik gaya

hidup Kalo punya tulisan, kirim ya Fa.

Deadline-nya awal bulan depan ya. Kalo bisa secepatnya.

From: Fa

To: Rena

Sent: Tuesday, 7 May 2013 1:10 PM

Subject: Re: Re: Re: Gani topik gani email

Kalo masalah terberat apa Mba Maaf Fa jadi tanya-tanya gini.

Jadi penasaran nih. Fa juga mau lanjut kerja Mba. Mulai nyicil PR

report nih sebelum kabur sekolah Desember nanti.

Sent from my iPhone

From: Rena

To: Fa

Sent: Tuesday, 7 May 2013 5:15 PM

Subject: Re: Re: Re: Re: Gani topik gani email

Sambung lagi nih Fa, daripada bosen ngerasain macet pulang

kerja. Ya email-emailan aja deh.

Tau gak Fa, di tahun kedua baru ketauan tuh sifat-sifat asli

pasangan dan keluarganya. Gimana aslinya marah mereka, gak

sukanya mereka, senangnya mereka, sombongnya kakak ipar, adik

ipar, atau hal-hal jelek deh.

Belum lagi Mba harus menghadapi orangtua sendiri yang umurnya

udah uzur dengan karakter masing-masing.

From: Fa

To: Rena

Sent: Tuesday, 7 May 2013 5:30 PM

Subject: Re: Re: Re: Re: Re: Gani topik gani email

Kalo masalah yang sering terjadi apa mba

Sent from my iPhone

From: Rena

To: Fa

Sent: Tuesday, 7 May 2013 5:35 PM

Subject: Re: Re: Re: Re: Re: Re: Gani topik gani email

Lingkungan, keluarga, dan perekonomian, Fa. Lingkungan itu,

maaf, bener-bener menjadi racun dalam rumah tangga.

Gak semua orang seneng lihat kita bahagia. Apalagi kalo kita

mendapat kelebihan rezeki dan memiliki keharmonisan keluarga.

Nah kalo keluarga, terkadang kita harus bisa tarik ulur dan ada

baiknya tidak tinggal berdekatan dengan keluarga besar. Kamu tau

kata kiasan Jauh itu WANGI dan dekat itu BAU.

Ini betul banget, Fa. Usahakan tinggal sendiri. Mandiri. Karena apa

pun yang terjadi di rumah tangga itu urusan suami-istri. Ruwet

jadinya kalo semua keluarga besar ikut campur.

Masalah terbesar yang gak kalah penting adalah perekonomian.

Hal ini sebenarnya berpotensi menjadi masalah paling besar

karena kebanyakan pasangan masih lebih mementingkan

lingkungan dan keluarga.

Jika ini benar-benar terjadi berarti mereka belum paham dengan

makna ijab kabul. Bahkan Fa, Mba lebih nyaman minjemin uang ke

teman daripada ke keluarga sendiri. Nanti imbasnya gak enak, Fa.

Mba baru keingetan nih Fa. Mba saranin betul ke Fa untuk terus

menerus menjaga hubungan dengan keluarga besar karena

respect keluarga berimbas kepada pasangan loh. Lihat juga

respons, positif, atau negatif.

Kalau negatif, jangan dilawan Fa. Cukup tau aja. Lebih baik

menjaga daripada memperbaiki. Yang penting kita sebagai

wanita harus punya harga diri dan sikap, supaya mereka juga gak

sembarangan dan semena-mena.

Kalau urusan wanita lain, wah, Mba sendiri belum berpengalaman.

Tapi Fa harus ingat bahwa hal ini juga kerap menjadi pemicu

perceraian.

Inti dari semua ini: SABAR, IKHLAS, dan terus BELAJAR.

Untuk Warahmah aku belum memahaminya. Semoga Fa memetik

pelajaran dari saran-saran Mba Rena.

Oh ya, cowok bule kamu gimana Tantangan lain juga tuh.

Semoga langgeng ya.

Gak terasa Mba udah mau turun bus nih. Maaf kalo kebanyakan

ngomong ya.

From: Fa

To: Rena

Sent: Tuesday, 7 May 2013 5:58 PM

Subject: Re: Re: Re: Re: Re: Re: Re: Gani topik gani email

Sip deh Mba. Fa lumayan berusaha keras untuk memahaminya

hehehe. Pusing. Bulenya Fa, Matt ... kami baik-baik aja, mba.

Semoga awal tahun depan bisa ketemu. Jadi semakin deket

soalnya dia kan di Leeds. Hihihi ... mungkin juga mau transfer

university ke Leeds aja deh.

Sekarang Fa juga lagi jalan menuju EX. Mau main bowling sama

temen-temen. Seperti saran Mba, Fa akan menikmati saat senengseneng

dengan temen dan sahabat.

Its great to learn from you.

Iya deh, Mba hati-hati di jalan menuju rumah ya. Salam buat

keluarga.

PS: Artikel Fa email dua minggu lagi ya :)

Sent from my iPhone. ~~~