meminta diselamatkan
sebuah negara hancur oleh gerimis
sebuah negara meminta pembaptisan
ada yang menyerah dalam doa panjangnya dan melompat dari gedung tinggi dua kekalahan beruntun di kandang sendiri
menjadi alasan paling baik mendaki surga
siapa pun yang bersedia merangkai kata di langit sore itu
akan ditasbihkan sebagai pahlawan atau nabi
tetapi banyak yang memilih, memeluk ketakutan dan berharap menjadi awam selamanya diam dan menanti, udara tak sempat ledakkan paru aku berharap kau akan mengiris setiap debu yang terbang dan berevolusi sekawanan burung bulbul membawa batu api akan membakar kepercayaan kita
tapi tak juga ada kalimat di langit itu
kata-kata milik seseorang baru dipenggal angin
bibirku terkunci. bibirmu terlipat.