MEMORIA - 48
Maka biarkanlah aku mencintaimu.

Seperti ujung ranting mesra

Menumbuhkanmu.

Seperti tangan hujan lembut

Membelaimu.

Seperti telinga angin fasih

Mendengarkanmu.

Seperti doa tanah sederhana

Menyucikanmu.

(Naimata, 2010)