Aku Cukup Menulis Puisi, Masihkah Kau Bersedih - 49
kepada siapa pun yang mengajakku bertemu pada suhu nol derajat celcius, sebuah mantel

tak akan cukup menghangatkan tubuh

segala hal telah membeku, berubah menjadi es

tak ada lagi air mata atau keringat yang menetes

segala hal di masa lalu, menjadi patung-patung yang tampaknya diukir pemahat ulung, kota-kota, kehidupan seperti berabad sejarah yang hilang, tanpa setitik pun terendus darah

wujud udara, seribu tahun lagi berevolusi

seperti manusia yang mulanya sebatas saksi

kepada siapa pun yang mengajakku bertemu

pada suhu nol derajat celcius, hidup tidak hanya perihal kutub!