Aku Cukup Menulis Puisi, Masihkah Kau Bersedih - 5
sawah-sawah di sumbawa adalah sawah tadah hujan kalau tidak hujan, sawah-sawah berubah

menjadi ladang tanam jagung atau kacang panjang

seratus orang dari labangka mengaku terinspirasi sebuah dongeng

menanam jagung dan kacang panjang bisa sampai ke surga

tapi satu sawah dalam program cetak sawah

dihargai seratus juta rupiah

satu ladang jagung dan kancang panjang milik susahpayah orang-orang sumbawa sendiri jauh-jauh ke rhee

tiga belas lapak penjual jagung putih menanti

kemudian

ada yang beranggapan, jagung putih rhee tidak akan tumbuh di istana negara

jagung putih rhee juga tidak akan dijual di cipanas, bogor

tapi hanya tiga belas orang suci saja yang bertahan mengikuti perjalanan seperti murid tuhan dan mengingat satu dari sebelas perintah musa yang tidak pernah diucapkan di mana pun:

makan jagung di musim hujan akan mengusir kesepian.

target delapan puluh ribu hektar sawah di sumbawa membutuhkan perhatian, pengangguranpengangguran

adalah anak ayam yang berbondong-bondong menjadi petani

orang-orang dinas pertanian tak pernah memegang cangkul

orang-orang dinas pertanian hanya mengerti bikin

SPM

seratus orang dari plampang, seratus orang jompong dan muer

mengaku petani dan berpengalaman memanggil hujan

hujan di sumbawa seperti gadis cantik pevita pearce hujan sepanjang tahun berarti pevita pearce datang dan melambaikan tangan mulai jalan garuda sampai ke labangka

tapi seratus orang dari labangka mengaku setia pada istri-istrinya yang hitam dan jelek

bergigi-gigi kuning tak pernah menyentuh pasta

katanya, gigi-gigi kuning itu seperti butiran biji jagung

tapi tiga belas orang terhormat di rhee mengaku meski yajuj majuj berhasil membongkar tembok zulkarnain

menjual jagung adalah cara menyambung keimanan

begitulah, sawah-sawah di sumbawa adalah sawah tadah hujan

tapi tidak tahu hujan milik siapa