Ada bingkai di langit yang temani
Bintang-bintang buta yang enggan menangis.
Butiran-butiran peluru ajarkan aku,
Pecahan-pecahan darah berserakan di kenangan masa
laluku.
Anak panah tobat ini kulesatkan untuk cabik-cabik surga!
Kurayapi gunung malaikat-malaikat,
Ada kerub mendekatiku,
Di mana Yesus Orang Nazaret itu
Berawalkah aku namun tak berakhir Yesus ada di
hatimu.
Ia berbalik ditarik cahaya.
(Oepoi, Januari 2007)