UNTUK MATAMU - 5
Cuaca Buruk

Kaulah duniaku. hembus napas, tetes tangis juga canda tawaku.

Tentang para penggoda mereka hanyalah cuaca buruk.

Di Diriku

Berada di sampingmu ataupun tidak.

Ingat-ingatlah, di hatikulah sebenar-benarnya dirimu ada.

Di dirikulah sebenar-benarnya hatimu terjaga.

(k.p)

Sepasang Mata

Sesekali aku ingin kau memakai mataku, untuk melihat dirimu sendiri.

Dan lihatlah betapa kau indah, untuk sepasang mata.

(k.p)

Lebih

Kau,

kau lebih

dari sekedar hadir,

kau lebih

dari sekedar ada,

kau lebih

dari mewarnai,

kau lebih

dari mengisi,

kau lebih dari segala.

(k.p)

Mata Kita

Meski hening, diam, dan tak ada kata.

Langit takkan pernah bisa melupakan cara mata kita yang saling bicara, sayang.

(k.p)

A l w a y s

I will always love you,

even when i hate you.

(k.p)

Di Dirimu Sendiri

Suatu saat, entah kapan,

kau akan memahami,

aku ialah apa yang tak dapat kau temui di manapun, di siapapun.

Terkecuali di dirimu sendiri.

(k.p)

Tak Akan

Tak ada yang tak mungkin. Meninggalkanmu, aku tak ingin.

Andaikata ingin, aku pun ingin tak sanggup.

Andaikata aku sanggup, aku tak akan.

Surat Untukmu

Aku menulis surat untukmu di dalam diriku sendiri.

Agar bila kau ingin membacanya, kau perlu memeluk aku.

A n d a i

Andaikata kita tak ditakdirkan bersama,

mungkin aku ditakdirkan, sebagai yang selalu melawan takdir.

(k.p)

Menemukan

Dari segala yang telah pergi dan tak kembali.

Untukmu, tak lelah-lelahnya aku akan terus mencari,

sampai, sampai kita saling menemukan.

Tanpa Perlu

Mendekatlah,

lalu mari kita belajar saling memberi hangat, tanpa perlu menjadi api.

Saling memberi sejuk, tanpa perlu menjadi hujan.

(k.p)

Kehilangan

Kehilangan bukan hanya tentang yang tak lagi ada,

namun tentang

yang ada ,

tetapi tak terasa,

Didengar, tetapi tak dipahami.

Hadir, namun tak lagi berarti.

Tak Seharusnya

Ingatlah selalu bila aku juga manusia yang bisa salah.

Bila kau menyayangiku, tak seharusnya kau

memilih

pergi.

(k.p)

Memahamimu

Semoga kau paham, bila yang tak pernah kau pahami ialah

aku yang tak pernah lelah,

untuk memahamimu.

Sakit Sendiri

Aku mengikatmu dengan nadiku sendiri.

Itulah mengapa bila kau lepas, aku yang sakit sendiri

(k.p)

Masihlah Tentangmu

Mungkin kiranya kau paham, apa yang kulakukan saat ini tidaklah lain

untuk membuatmu mengerti apa itu cinta,

tanpa perlu aku jelaskan.

Tetap Di Sini

Kau boleh menarik kesimpulan, berpikir jauh.

Namun,

sesekalilah berpikir tentang mengapa aku

memilih untuk tetap

di sini.

Semoga

Sekalipun dihajar oleh kerasnya keras kepala kita,

aku percaya, cinta akan tetap kuat

di dalam hati.

Kembali

Di hatimulah seingin-inginnya aku menempatkan diri.

Di manapun kau melangkahkan kaki,

di dirimulah

seingin-inginnya

aku akan kembali.