Kaulah duniaku. hembus napas, tetes tangis juga canda tawaku.
Tentang para penggoda mereka hanyalah cuaca buruk.
Di Diriku
Berada di sampingmu ataupun tidak.
Ingat-ingatlah, di hatikulah sebenar-benarnya dirimu ada.
Di dirikulah sebenar-benarnya hatimu terjaga.
(k.p)
Sepasang Mata
Sesekali aku ingin kau memakai mataku, untuk melihat dirimu sendiri.
Dan lihatlah betapa kau indah, untuk sepasang mata.
(k.p)
Lebih
Kau,
kau lebih
dari sekedar hadir,
kau lebih
dari sekedar ada,
kau lebih
dari mewarnai,
kau lebih
dari mengisi,
kau lebih dari segala.
(k.p)
Mata Kita
Meski hening, diam, dan tak ada kata.
Langit takkan pernah bisa melupakan cara mata kita yang saling bicara, sayang.
(k.p)
A l w a y s
I will always love you,
even when i hate you.
(k.p)
Di Dirimu Sendiri
Suatu saat, entah kapan,
kau akan memahami,
aku ialah apa yang tak dapat kau temui di manapun, di siapapun.
Terkecuali di dirimu sendiri.
(k.p)
Tak Akan
Tak ada yang tak mungkin. Meninggalkanmu, aku tak ingin.
Andaikata ingin, aku pun ingin tak sanggup.
Andaikata aku sanggup, aku tak akan.
Surat Untukmu
Aku menulis surat untukmu di dalam diriku sendiri.
Agar bila kau ingin membacanya, kau perlu memeluk aku.
A n d a i
Andaikata kita tak ditakdirkan bersama,
mungkin aku ditakdirkan, sebagai yang selalu melawan takdir.
(k.p)
Menemukan
Dari segala yang telah pergi dan tak kembali.
Untukmu, tak lelah-lelahnya aku akan terus mencari,
sampai, sampai kita saling menemukan.
Tanpa Perlu
Mendekatlah,
lalu mari kita belajar saling memberi hangat, tanpa perlu menjadi api.
Saling memberi sejuk, tanpa perlu menjadi hujan.
(k.p)
Kehilangan
Kehilangan bukan hanya tentang yang tak lagi ada,
namun tentang
yang ada ,
tetapi tak terasa,
Didengar, tetapi tak dipahami.
Hadir, namun tak lagi berarti.
Tak Seharusnya
Ingatlah selalu bila aku juga manusia yang bisa salah.
Bila kau menyayangiku, tak seharusnya kau
memilih
pergi.
(k.p)
Memahamimu
Semoga kau paham, bila yang tak pernah kau pahami ialah
aku yang tak pernah lelah,
untuk memahamimu.
Sakit Sendiri
Aku mengikatmu dengan nadiku sendiri.
Itulah mengapa bila kau lepas, aku yang sakit sendiri
(k.p)
Masihlah Tentangmu
Mungkin kiranya kau paham, apa yang kulakukan saat ini tidaklah lain
untuk membuatmu mengerti apa itu cinta,
tanpa perlu aku jelaskan.
Tetap Di Sini
Kau boleh menarik kesimpulan, berpikir jauh.
Namun,
sesekalilah berpikir tentang mengapa aku
memilih untuk tetap
di sini.
Semoga
Sekalipun dihajar oleh kerasnya keras kepala kita,
aku percaya, cinta akan tetap kuat
di dalam hati.
Kembali
Di hatimulah seingin-inginnya aku menempatkan diri.
Di manapun kau melangkahkan kaki,
di dirimulah
seingin-inginnya
aku akan kembali.