Aku Cukup Menulis Puisi, Masihkah Kau Bersedih - 52
kita akan terbiasa mengirup bekas napas kita sendiri. karena pohon dan daun yang basah karena hujan, hanya menjadi dongeng dan lagu pengantar tidur
segala materi yang beredar di lapisan langit menjadi kristal es kering segala engkau yang pernah kuanggit dari dadaku, tiada tersisa selain hening