Untukku, perasaanmu itu yang terpenting.
Maka dari itu, katakan apa yang inginkamu
katakan,
bukan apa yang ingin aku dengar.
Segalanya
Mereka memiliki segalanya, tetapi tidak memiliki kamu.
Aku memilikimu, dan itu segalanya.
(k.p)
Antik
Setia itu, perasaaan antik.
yang semakin lama, semakin cantik.
(k.p)
Yakinmu
Yakinkan perasaanmu, dan itu aku.
Pahamilah keberadaanku
di hatimu,
sebagai yang selalu melihat kamu.
(k.p)
Kembali
Sejauh-jauhnya pergi, rasa rindumu sendirilah yang akan membuatmu
sadar,
kepada siapa kau pantas, untuk
kembali.
(k.p)
Untuk Dulumu
Ucapkan terima kasihku, pada yang meninggalkanmu, pada yang menyakitimu.
Yang pada akhirnya membuatmu pergi dan mengerti.
Yang pada akhirnya kau tinggalkan,
lalu perlahan kau mulai menemukan
aku.
k.p)
Baik-Baik Saja
Tetaplah baik-baik saja, dengan atau tanpa aku.
Namun,
layaknya kau tahu,
aku yang tanpamu, takkan pernah bisa baik-baik saja.
(k.p)
Tetap Merayu
Ada berapa salahku di hidupmu
Ah, semoga itu tak sebanyak bintang,
di matamu.
(k.p)
D e m i m u
Untukmu juga demimu, kuberi apa yang kupunya, kulakukan apa yang aku bisa, kukatakan apa yang aku sanggup.
Di dirimu, aku ingin setulus-tulusnya diterima.
sesayang-sayangnya dicinta,
seyakin-yakinnya dipercaya.
(k.p)
M a s i h
Masih ingin lebih membahagiakanmu.
Masih selalu butuh dibutuhkanmu,
Masih tetap ingin menjadi yang selalu kau inginkan.
Di hatimu, aku masihlah ada, sejauh mana kakimu melangkah.
(k.p)
Yang Tak Ada
Aku tak bisa berikan
apa yang kau inginkan,
dan semua itu
membuatku semakin mengerti, bila cinta ialah tentang
menerima segala
yang tak ada.
Belati
Dari segala tikaman kehilangan yang kita lalui, kita masih tetap saling berhati-hati,
tentang siapa di antara kita, yang lebih dulu
menjadi belati.
(k.p)
Lagu
Dan pada akhirnya, aku ialah lagu yang takkan pernah bisa lagi untuk kau dengar.
Berdirilah
Jika sudah berlutut di depannya dan ia tetap tak
mempedulikanmu, berdirilah.
Ada tubuh yang lebih pantas untuk dipeluk kamu.
(k.p)
Terima Kasih
Terima kasih
telah menyakitiku telah meninggalkanku.
Karena karenamu,
sekarang aku telah bertemu dengannya.
Memperbaiki Diri
Siapa yang lebih baik dari yang terbaik
Ia yang setia menuntunmu untuk selalu memperbaiki diri.
(k.p)
We often say "i love you", without knowing how to stay.
Daripada Jarak
Dekat tetapi tetap merasa hening,
lebih menyakitkan
daripada jarak.
(k.p)
Menghilanglah
Bila kehilanganmu tak memberatkan hidupnya,
menghilanglah dari hidupnya.
Tentang Perempuan
Senyumnya, tetaplah menjadi kebohongannya yang tercantik.
Sedangkan kejujurannya, tetaplah ada pada air matanya.
Butuh Lebih
Apa tak lagi mengingat berarti sudah lupa
Karena untuk melupakanmu, aku butuh lebih dari sekedar lupa.
Juga meninggalkanmu, aku butuh lebih dari sekedar pergi.
(k.p)
Kita Juga
Laut dan pantai tak pernah saling bertanya mengapa mereka dipertemukan.
Harusnya, kita juga.
(k.p)
Tetap Kehilangan
Meskipun dalam dekap, dalam peluk erat,
bila kau tak ada di dalam hatinya,
kau akan tetap
kehilangannya.
(k.p)
Seperti Sepatu
Tidak semua sepatu yang bagus, nyaman di kaki.
Tarik sendiri kesimpulannya.
Untuk Seseorang
Pergilah, brengseklah sepuasmu.
Namun adakalanya kau harus tersadar.
Menjadi dewasa, lalu kembalilah
pulang,
untuk seseorang.
(k.p)
Ingatlah Aku
Pergilah, namun aku takkan menjauh. Sampai kau baca hati kecilmu, lalu tersadar.
Ingatlah aku, kertas yang pernah kau remas.
(k.p)
Angin Angan-Angan
Sebelum sehangat kenangan, ingatlah aku,
sehembus angin dingin, yang pernah sangat kau ingin.
Pada Air Matanya
Jangan pernah berharap mendapat surat cinta dari wanita.
Karena surat cintanya
yang paling rahasia, ada pada
air matanya.
(k.p)
Hatimu Sendiri
Setia itu
bukan masalah kesanggupanmu pada
kekasihmu,
melainkan pada hatimu sendiri.
Memantaskan Diri
Kamu tidak bisa membuat seseorang mencintai kamu.
Yang bisa kamu lakukan hanyalah memantaskan diri untuk dicintai seseorang.
(k.p)
Kehilangan Aku
Aku hanya tak ingin kehilangan seseorang, seseorang yang tak ingin kehilangan aku.
(k.p)
Karena Ketiadaan
Berterima kasihlah pada yang menghilang. Karena pertemuan kita terbuat dari kehilangan-kehilangan.
Kita ada, karena ketiadaan.
(k.p)
Autotomi
Hatiku pernah menyelamatkan diri dari hati yang tak tepat,
dengan cara mematahkan dirinya sendiri.
Seleksi Alam
Bila dia meninggalkanmu, bersyukurlah.
Seleksi alam
bekerja dengan baik.
Bila
Bila suatu saat
kau merasa kehilangan sesuatu,
aku harap, kau masih ingat tentang siapa yang pernah kau biarkan pergi.
(k.p)
Mendaki
Aku memperjuangkannya, siapapun ia yang menemaniku mendaki,
bukan ia yang menungguku di puncak.
(k.p)
Jalan Pulang
Pergilah dengannya, bila kau tersesat,
ingat-ingatlah aku,
jalan pulang, yang kau lupakan.
(k.p)
Tanyamu
Aku suka menulis,
aku suka membuatmu berpikir,
membuatmu merenung, lalu kau mulai menjawab pertanyaanmu sendiri.
(k.p)
Sudah Saatnya
Jika perjuanganmu tak dihargai,
mungkin sudah saatnya kamu menghargai seseorang yang memperjuangkan kamu.
(k.p)
T e r t i m b u n
Aku tak pergi, aku tak ke mana-mana.
Bila aku tak kau lihat,
mungkin aku hanya sedang tertimbun
oleh keinginanmu
yang lainnya.
Tak Sama
Pertahankan apa yang patut dipertahankan.
Layaknya semua mengerti, mempertahankan tak
akan pernah sama
dengan menahan rasa sakit.
Misteri
Aku jawaban yang belum kau temukan pertanyaannya.
(k.p)
Berbeda
Manis, berikan apa yang benar ingin kau berikan,
bukan karena apa yang ingin aku inginkan.
Layaknya kau tahu,
mengasihi dan mengasihani,
itu berbeda.
(k.p)
Meski Diam
Bila tak ada lagi
yang bisa dikatakan, tetaplah di sini.
Sebab, akan selalu
ada yang bahagia karenamu.
Meski kau hanya diam.
(k.p)
Batu Asah
Apa yang sudah-sudah, harusnya dimaknai bagai batu asah.
Bila kita tak semakin tajam, berarti ada yang sia-sia.
(k.p)
Lebih Keras
Aku harap, semoga takdir yang ingin menyatukan kita, lebih keras dari keras kepala kita.
(k.p)
220
Terlambat
Kau terlambat, setelah meninggalkanku,
kau menyesal,
setelah menyesal kau tersadar.
Ketika kau sadar, aku sudah
tak ada.
Perlu Memejam
Mungkin inilah aku yang perlu terus menerus memejam
untuk membuatmu hadir dan melihat
aku.
(k.p)
222
Doa Kekasih
Tuhan, lindungilah kami, dua dari dunia ini, yang sedang saling melindungi.
(k.p)
Di Dulumu
Iri dengan seseorang yang sangat dicintai kekasihnya
Mungkin, dulu juga ada yang begitu mencintaimu, namun kau tak mempedulikannya.
(k.p)
224
If I
If i give up, it does not mean i am weak.
it means you lost me.
(k.p)
Bertukar Diri
Mungkin,
kita harus bertukar diri.
Agar kamu tak lelah lagi untuk mencoba mengerti.
Agar aku juga tak lelah lagi untuk mencoba menjelaskan.
(k.p)
Hanya Sedang Lupa
Waktu tak menyembuhkan, ia hanya membuatmu melupakan.
Kau tak sembuh, kau hanya sedang lupa.
(k.p)
Tak Hanya
Seringkali, keinginanku hanya satu,
yaitu menjadi yang tak hanya sekedar kau inginkan.
(k.p)
Tetap
Tanpa kau sadari, ada yang tetap mencintai kamu,
ketika kamu tetap sibuk mencintai ia yang tetap
tak mencintaimu.
(k.p)
Jangan Pernah
Jangan rela jatuh demi seseorang yang tak mempedulikanmu.
Ingat, ibumu sudah susah payah mengajarimu berdiri dan berjalan.
(k.p)
Goodbye
Sometimes it takes time to understand that every person you meet is a gift.
But sometimes, goodbye is a gift too.
(k.p)
Tak Semua
Semua orang layak untuk dicintai.
Namun tak semua yang kau cintai layak untuk
dipertahankan.
Arti Hadirmu
Cintai ia
yang pernah patah hati.
Karena ia selalu lebih pandai dalam hal memahami arti hadirmu.
(k.p)
Tanpa Kau Tahu
Aku tak takut kehilanganmu.
Aku hanya takut kehilangan diriku,
yang pelan-pelan
dan perlahan kutanam di tubuhmu,
tanpa kau tahu.
(k.p)
Terlewat
Bila tak pernah merasa menemukan,
mungkin yang kau cari-cari
jauh telah ada
pada yang pernah kau sia-siakan.
(k.p)
Bumi ini Bulat
Bila kau pergi, pergilah sejauh-jauhnya.
Pergilah sampai kau sadar bila Bumi ini bulat.
Semakin jauh kau pergi, semakin kau akan kembali.
(k.p)
I Give You
Every time i touch you, i give you every inch of me.
(k.p)
Sederhananya
Kau adalah apa
yang aku tulis,
dan aku hanyalah apa yang tak pernah
kau baca.
(k.p)
Tanpamu
Jangan berpikir bila aku baik-baik saja tanpamu.
Ketidakhadiranmu, selalu menyakitiku.
Selain Kamu
Jangan patahkan hati saya.
Saya tak pernah
ingin disembuhkan oleh orang
selain kamu.
Tanpa Alasan
Jatuh cintalah tanpa alasan-alasan.
Agar bila kelak ia tak lagi memiliki alasan-alasan untuk kau cintai,
kau tak memiliki alasan-alasan untuk pergi.
(k.p)
Lambaian Tangan
Seringkali, kepergian terasa lebih menyakiti.
Bagaimana mungkin lambaian
tangan, bisa lebih berdarah, dari tikaman
(k.p)
242
I n g a t
Yang kau benci
takkan pernah bisa menghancurkanmu.
Ingat,
yang paling bisa menghancurkanmu ialah ia yang kau cintai.
(k.p)
Tetaplah
Semoga aku
tetap menjadi aku,
dan itu tetaplah menjadi aku
yang selalu kau inginkan.
(k.p)
244
Cara Terakhir
Mungkin cara terakhir
untuk membuat seseorang mengerti,
ialah dengan cara meninggalkannya.
(k.p)
Rasa Rindumu
Semacam ingin
menghilang,
dan hanya ingin
rasa rindumu
saja yang sanggup
menemukanku.
(k.p)
Antiklimaks
Dulu, aku yang mengusap air matanya.
Sekarang, ia yang membuatku menangis.
(k.p)
Terkadang
Aku seperti bayangan pada tubuhmu.
Dekat, tetapi jarang untuk kau perhatikan.
(k.p)