UNTUK MATAMU - 6
K a t a k a n

Untukku, perasaanmu itu yang terpenting.

Maka dari itu, katakan apa yang inginkamu

katakan,

bukan apa yang ingin aku dengar.

Segalanya

Mereka memiliki segalanya, tetapi tidak memiliki kamu.

Aku memilikimu, dan itu segalanya.

(k.p)

Antik

Setia itu, perasaaan antik.

yang semakin lama, semakin cantik.

(k.p)

Yakinmu

Yakinkan perasaanmu, dan itu aku.

Pahamilah keberadaanku

di hatimu,

sebagai yang selalu melihat kamu.

(k.p)

Kembali

Sejauh-jauhnya pergi, rasa rindumu sendirilah yang akan membuatmu

sadar,

kepada siapa kau pantas, untuk

kembali.

(k.p)

Untuk Dulumu

Ucapkan terima kasihku, pada yang meninggalkanmu, pada yang menyakitimu.

Yang pada akhirnya membuatmu pergi dan mengerti.

Yang pada akhirnya kau tinggalkan,

lalu perlahan kau mulai menemukan

aku.

k.p)

Baik-Baik Saja

Tetaplah baik-baik saja, dengan atau tanpa aku.

Namun,

layaknya kau tahu,

aku yang tanpamu, takkan pernah bisa baik-baik saja.

(k.p)

Tetap Merayu

Ada berapa salahku di hidupmu

Ah, semoga itu tak sebanyak bintang,

di matamu.

(k.p)

D e m i m u

Untukmu juga demimu, kuberi apa yang kupunya, kulakukan apa yang aku bisa, kukatakan apa yang aku sanggup.

Di dirimu, aku ingin setulus-tulusnya diterima.

sesayang-sayangnya dicinta,

seyakin-yakinnya dipercaya.

(k.p)

M a s i h

Masih ingin lebih membahagiakanmu.

Masih selalu butuh dibutuhkanmu,

Masih tetap ingin menjadi yang selalu kau inginkan.

Di hatimu, aku masihlah ada, sejauh mana kakimu melangkah.

(k.p)

Yang Tak Ada

Aku tak bisa berikan

apa yang kau inginkan,

dan semua itu

membuatku semakin mengerti, bila cinta ialah tentang

menerima segala

yang tak ada.

Belati

Dari segala tikaman kehilangan yang kita lalui, kita masih tetap saling berhati-hati,

tentang siapa di antara kita, yang lebih dulu

menjadi belati.

(k.p)

Lagu

Dan pada akhirnya, aku ialah lagu yang takkan pernah bisa lagi untuk kau dengar.

Berdirilah

Jika sudah berlutut di depannya dan ia tetap tak

mempedulikanmu, berdirilah.

Ada tubuh yang lebih pantas untuk dipeluk kamu.

(k.p)

Terima Kasih

Terima kasih

telah menyakitiku telah meninggalkanku.

Karena karenamu,

sekarang aku telah bertemu dengannya.

Memperbaiki Diri

Siapa yang lebih baik dari yang terbaik

Ia yang setia menuntunmu untuk selalu memperbaiki diri.

(k.p)

We often say "i love you", without knowing how to stay.

Daripada Jarak

Dekat tetapi tetap merasa hening,

lebih menyakitkan

daripada jarak.

(k.p)

Menghilanglah

Bila kehilanganmu tak memberatkan hidupnya,

menghilanglah dari hidupnya.

Tentang Perempuan

Senyumnya, tetaplah menjadi kebohongannya yang tercantik.

Sedangkan kejujurannya, tetaplah ada pada air matanya.

Butuh Lebih

Apa tak lagi mengingat berarti sudah lupa

Karena untuk melupakanmu, aku butuh lebih dari sekedar lupa.

Juga meninggalkanmu, aku butuh lebih dari sekedar pergi.

(k.p)

Kita Juga

Laut dan pantai tak pernah saling bertanya mengapa mereka dipertemukan.

Harusnya, kita juga.

(k.p)

Tetap Kehilangan

Meskipun dalam dekap, dalam peluk erat,

bila kau tak ada di dalam hatinya,

kau akan tetap

kehilangannya.

(k.p)

Seperti Sepatu

Tidak semua sepatu yang bagus, nyaman di kaki.

Tarik sendiri kesimpulannya.

Untuk Seseorang

Pergilah, brengseklah sepuasmu.

Namun adakalanya kau harus tersadar.

Menjadi dewasa, lalu kembalilah

pulang,

untuk seseorang.

(k.p)

Ingatlah Aku

Pergilah, namun aku takkan menjauh. Sampai kau baca hati kecilmu, lalu tersadar.

Ingatlah aku, kertas yang pernah kau remas.

(k.p)

Angin Angan-Angan

Sebelum sehangat kenangan, ingatlah aku,

sehembus angin dingin, yang pernah sangat kau ingin.

Pada Air Matanya

Jangan pernah berharap mendapat surat cinta dari wanita.

Karena surat cintanya

yang paling rahasia, ada pada

air matanya.

(k.p)

Hatimu Sendiri

Setia itu

bukan masalah kesanggupanmu pada

kekasihmu,

melainkan pada hatimu sendiri.

Memantaskan Diri

Kamu tidak bisa membuat seseorang mencintai kamu.

Yang bisa kamu lakukan hanyalah memantaskan diri untuk dicintai seseorang.

(k.p)

Kehilangan Aku

Aku hanya tak ingin kehilangan seseorang, seseorang yang tak ingin kehilangan aku.

(k.p)

Karena Ketiadaan

Berterima kasihlah pada yang menghilang. Karena pertemuan kita terbuat dari kehilangan-kehilangan.

Kita ada, karena ketiadaan.

(k.p)

Autotomi

Hatiku pernah menyelamatkan diri dari hati yang tak tepat,

dengan cara mematahkan dirinya sendiri.

Seleksi Alam

Bila dia meninggalkanmu, bersyukurlah.

Seleksi alam

bekerja dengan baik.

Bila

Bila suatu saat

kau merasa kehilangan sesuatu,

aku harap, kau masih ingat tentang siapa yang pernah kau biarkan pergi.

(k.p)

Mendaki

Aku memperjuangkannya, siapapun ia yang menemaniku mendaki,

bukan ia yang menungguku di puncak.

(k.p)

Jalan Pulang

Pergilah dengannya, bila kau tersesat,

ingat-ingatlah aku,

jalan pulang, yang kau lupakan.

(k.p)

Tanyamu

Aku suka menulis,

aku suka membuatmu berpikir,

membuatmu merenung, lalu kau mulai menjawab pertanyaanmu sendiri.

(k.p)

Sudah Saatnya

Jika perjuanganmu tak dihargai,

mungkin sudah saatnya kamu menghargai seseorang yang memperjuangkan kamu.

(k.p)

T e r t i m b u n

Aku tak pergi, aku tak ke mana-mana.

Bila aku tak kau lihat,

mungkin aku hanya sedang tertimbun

oleh keinginanmu

yang lainnya.

Tak Sama

Pertahankan apa yang patut dipertahankan.

Layaknya semua mengerti, mempertahankan tak

akan pernah sama

dengan menahan rasa sakit.

Misteri

Aku jawaban yang belum kau temukan pertanyaannya.

(k.p)

Berbeda

Manis, berikan apa yang benar ingin kau berikan,

bukan karena apa yang ingin aku inginkan.

Layaknya kau tahu,

mengasihi dan mengasihani,

itu berbeda.

(k.p)

Meski Diam

Bila tak ada lagi

yang bisa dikatakan, tetaplah di sini.

Sebab, akan selalu

ada yang bahagia karenamu.

Meski kau hanya diam.

(k.p)

Batu Asah

Apa yang sudah-sudah, harusnya dimaknai bagai batu asah.

Bila kita tak semakin tajam, berarti ada yang sia-sia.

(k.p)

Lebih Keras

Aku harap, semoga takdir yang ingin menyatukan kita, lebih keras dari keras kepala kita.

(k.p)

220

Terlambat

Kau terlambat, setelah meninggalkanku,

kau menyesal,

setelah menyesal kau tersadar.

Ketika kau sadar, aku sudah

tak ada.

Perlu Memejam

Mungkin inilah aku yang perlu terus menerus memejam

untuk membuatmu hadir dan melihat

aku.

(k.p)

222

Doa Kekasih

Tuhan, lindungilah kami, dua dari dunia ini, yang sedang saling melindungi.

(k.p)

Di Dulumu

Iri dengan seseorang yang sangat dicintai kekasihnya

Mungkin, dulu juga ada yang begitu mencintaimu, namun kau tak mempedulikannya.

(k.p)

224

If I

If i give up, it does not mean i am weak.

it means you lost me.

(k.p)

Bertukar Diri

Mungkin,

kita harus bertukar diri.

Agar kamu tak lelah lagi untuk mencoba mengerti.

Agar aku juga tak lelah lagi untuk mencoba menjelaskan.

(k.p)

Hanya Sedang Lupa

Waktu tak menyembuhkan, ia hanya membuatmu melupakan.

Kau tak sembuh, kau hanya sedang lupa.

(k.p)

Tak Hanya

Seringkali, keinginanku hanya satu,

yaitu menjadi yang tak hanya sekedar kau inginkan.

(k.p)

Tetap

Tanpa kau sadari, ada yang tetap mencintai kamu,

ketika kamu tetap sibuk mencintai ia yang tetap

tak mencintaimu.

(k.p)

Jangan Pernah

Jangan rela jatuh demi seseorang yang tak mempedulikanmu.

Ingat, ibumu sudah susah payah mengajarimu berdiri dan berjalan.

(k.p)

Goodbye

Sometimes it takes time to understand that every person you meet is a gift.

But sometimes, goodbye is a gift too.

(k.p)

Tak Semua

Semua orang layak untuk dicintai.

Namun tak semua yang kau cintai layak untuk

dipertahankan.

Arti Hadirmu

Cintai ia

yang pernah patah hati.

Karena ia selalu lebih pandai dalam hal memahami arti hadirmu.

(k.p)

Tanpa Kau Tahu

Aku tak takut kehilanganmu.

Aku hanya takut kehilangan diriku,

yang pelan-pelan

dan perlahan kutanam di tubuhmu,

tanpa kau tahu.

(k.p)

Terlewat

Bila tak pernah merasa menemukan,

mungkin yang kau cari-cari

jauh telah ada

pada yang pernah kau sia-siakan.

(k.p)

Bumi ini Bulat

Bila kau pergi, pergilah sejauh-jauhnya.

Pergilah sampai kau sadar bila Bumi ini bulat.

Semakin jauh kau pergi, semakin kau akan kembali.

(k.p)

I Give You

Every time i touch you, i give you every inch of me.

(k.p)

Sederhananya

Kau adalah apa

yang aku tulis,

dan aku hanyalah apa yang tak pernah

kau baca.

(k.p)

Tanpamu

Jangan berpikir bila aku baik-baik saja tanpamu.

Ketidakhadiranmu, selalu menyakitiku.

Selain Kamu

Jangan patahkan hati saya.

Saya tak pernah

ingin disembuhkan oleh orang

selain kamu.

Tanpa Alasan

Jatuh cintalah tanpa alasan-alasan.

Agar bila kelak ia tak lagi memiliki alasan-alasan untuk kau cintai,

kau tak memiliki alasan-alasan untuk pergi.

(k.p)

Lambaian Tangan

Seringkali, kepergian terasa lebih menyakiti.

Bagaimana mungkin lambaian

tangan, bisa lebih berdarah, dari tikaman

(k.p)

242

I n g a t

Yang kau benci

takkan pernah bisa menghancurkanmu.

Ingat,

yang paling bisa menghancurkanmu ialah ia yang kau cintai.

(k.p)

Tetaplah

Semoga aku

tetap menjadi aku,

dan itu tetaplah menjadi aku

yang selalu kau inginkan.

(k.p)

244

Cara Terakhir

Mungkin cara terakhir

untuk membuat seseorang mengerti,

ialah dengan cara meninggalkannya.

(k.p)

Rasa Rindumu

Semacam ingin

menghilang,

dan hanya ingin

rasa rindumu

saja yang sanggup

menemukanku.

(k.p)

Antiklimaks

Dulu, aku yang mengusap air matanya.

Sekarang, ia yang membuatku menangis.

(k.p)

Terkadang

Aku seperti bayangan pada tubuhmu.

Dekat, tetapi jarang untuk kau perhatikan.

(k.p)