Terbangun jiwaku melangit bahagia!
Jadilah dirimu tuak yang memabukkanku!
Hatiku meremang bersambutan jantong limpa tergugat. Cinta-cintamu yang menjadikan aku lemas dalam lautmu. dan air-air mata senantiasa nyenyak di rawa yang dalam tidak pernah langsung tiba ke pipi!
Tidak kamu tertandingan bulan bintang. Tidak sekali.
Di setiap keinginan iman-mu-lah yang mengimani aku.