YANG TERUCAP YANG TERTULIS - 68
Minggu depan akan ada pertandingan sepakbola di Stadion Manahan Solo. Jauh hari sebelumnya panitia sudah menjual tiket pertandingan. Sebagai bola mania saya pun sudah

membelinya. Terbayang sudah serunya pertandingan yang akan dihelat tersebut.

Pertanyaannya, apakah saya sudah aman dan bisa dipastikan menonton pertandingan tersebut Jawabnya, belum tentu. Karena, masih bisa terjadi sesuatu dengan tiket yang saya beli tadi. Misalnya, tidak dengan sengaja, tiket tercuci oleh istri saya karena ketika membeli, saya masih menaruhnya di saku celana.

Kemungkinan lainnya, saya lupa, di mana saya menaruh tiket tersebut, sehingga ketika akan berangkat ke stadion, masih belum ketemu juga tiketnya.

Apa yang terjadi ketika saya akan memasuki stadion Apakah petugas pintu masuk stadion akan percaya ketika saya katakan bahwa sebenarnya saya sudah membeli tiket namun rusak karena tercuci

Jawabannya, jelas tidak.

Seperti itulah perumpamaan tiket surga. Setiap kali kita melakukan perbuatan baik, seperti sholat, puasa, maupun ibadah sosial lain, hakikatnya kita sudah memegang tiket ke surga. Namun, tiket tersebut bisa rusak, sehingga kita tidak bisa masuk surga. Sama halnya ketika kita akan masuk stadion untuk menikmati pertandingan sepakbola tadi.

Apa saja yang bisa merusak tiket surga kita

Nabi Muhammad SAW pernah berpesan bahwa besok di Akhirat akan ada orang yang bangkrut. Di sini, beliau tidak memakai kata rugi, melainkan bangkrut. Bangkrut, tentu lebih berat jika dibanding sekadar rugi.

Siapa mereka itu Yakni mereka yang datang di akhirat dengan membawa pahala yang besar karena sholatnya, puasanya, zakatnya, dan ibadah lainnya, namun ketika di dunia, orang tersebut berbuat zalim kepada orang lain. Dia suka mencerca orang lain, menuduh orang tanpa bukti, mengambil hak orang lain, serta memukul dan membunuh orang.

Atas perbuatannya tersebut, pahala yang dia bawa akan diberikan kepada orang yang dizalimi. Apabila semua pahalanya sudah diberikan namun semua kezalimannya belum tertebus maka dosa dari orang yang dizalimi akan diberikan kepadanya. Dengan begitu, dia akan dilemparkan ke neraka. Sungguh dia merupakan orang yang sangat bangkrut.

Pelajaran yang bisa kita ambil dari pesan Nabi Muhammad SAW di atas adalah hendaknya kita berhati-hati dalam bersikap. Jangan sampai menyengsarakan atau merugikan orang lain. Karena di Akhirat kelak, kebajikan bisa berkurang, dan yang lebih repot jika malah amal keburukan yang bertambah. Nauzubillah.

11 April 2014