Babak baru pengembangan energi dimulai sejak terjadinya Revolusi Industri di Inggris, yaitu periode 1750-1830, dan mencapai titik yang menentukan dengan berkembangnya teknologi pada abad kedua puluh. Diperkirakan pada 50 tahun mendatang, populasi dunia mencapai dua kali lipat dengan pemakaian energi diperkirakan lipat tiga kali. Sementara itu sesuai dengan estimasi terbaik, cadangan minyak yang tersedia akan memenuhi kebutuhan manusia untuk tidak lebih dari seratus tahun. Cadangan gas alam, diperkirakan habis dalam waktu beberapa dekade. Fakta ini menyebabkan para ilmuwan untuk mengalihkan perhatian mereka kepada sumber energi alternatif yang lebih murah dan tersedia melimpah, seperti: energi matahari, angin, dan air.
Produksi energi dari sumber yang ramah lingkungan di perkirakan menjadi isu utama di bidang energi pada masa depan. Misalnya, kekuatan angin akan di manfaatkan untuk menggerakkan dinamo melalui kincir dan menghasilkan energi listrik, hal ini membantu kota-kota pesisir untuk mandiri energi dan mengurangi ketergantungan pasokan listrik dari luar daerah, dan akan membantu meningkatkan kesejahteraan umum. Tenaga angin dapat di akses masyarakat pesisir dengan mudah, para ilmuwan didorong untuk fokus pada produksi energi listrik dari angin.
Energi matahari merupakan salah satu potensi sumber energi. Pada dasarnya sepanjang tahun bumi menerima energi dari matahari yang jumlahnya mencapai 15.000 kali lipat dari total energi yang di konsumsi. Energi matahari yang diterima selama periode 20 hari sama dengan total cadangan energi dunia. Oleh karena itu, penggunaan secara optimal sumber daya ini akan mengurangi ketergantungan kepada bahan bakar minyak.
Kemajuan di Bidang Sains
Kegiatan berpikir sangat penting untuk mengenali keajaiban dan keindahan di sekeliling kita. Al-Quran mengajak orang untuk merenung, sehingga melihat tandatanda Keberadaan Allah meliputi mereka. Ini adalah satu-satunya cara untuk menghargai keunggulan hikmah dan kekuasaan Allah, yang Dia manifestasikan pada makhluk hidup. Tanda-tanda yang tersembunyi dalam penciptaan langit, bumi, hewan, tumbuhan, dan manusia layak di fikirkan secara mendalam. Allah mengajak kita untuk berpikir tentang tanda-tanda ini:
Dia telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang (QS. Al-Mulk, 67:3)
Manusia hanya melihat apa yang telah dibuat dari. (QS. At-Taariq, 86:5)
Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana dia diciptakan, Dan langit, bagaimana ia ditinggikan Dan gunung-gunung bagaimana ia ditegakkan Dan bumi bagaimana ia dihamparkan. (QS. Al-
Ghashiyyah, 88:17-20)
Sesuai dengan perintah Allah, manusia didorong orang untuk berpikir, menganalisis, dan meneliti, kemudian terbukalah cakrawala ilmu. Di mana saja orang yang hidup menurut ajaran nilai moral Al-Quran, maka ilmu pengetahuan akan berkembang pesat.
Pada Masa Keemasan, ilmu pengetahuan mengalami suatu perkembangan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Pada Masa Keemasan, faktor utama yang akan memacu perkembangan di bidang ilmu pengetahuan adalah upaya pemurnian kembali pengetahuan dari dogma yang keliru dan dijadikan rujukan. Dalam beberapa abad, filosofi Materialisme dan Darwinisme menjadi landasan ilmiah yang umum dan di terima secara luas. Banyak ilmuwan mereka terkonsentrasi pada upaya untuk membuktikan asumsi mereka dan telah menghabiskan sejumlah tenaga dan waktu mereka dengan sia-sia.
Pada Masa Keemasan, dunia ilmiah mengakui kenyataan bahwa bahwa Allah yang menciptakan alam semesta dan segala isinya. Sumber daya yang digunakan untuk mendukung fantasi Darwinis atau untuk memproduksi senjata kimia dan bom nuklir, dengan izin Allah akan disalurkan untuk kepentingan kemanusiaan. Menyadari bahwa melayani kepentingan kemanusiaan adalah per-juangan dijalan Allah, para ilmuwan akan melakukan lebih banyak penelitian sehingga penelitian akan menjadi pekerjaan yang menyenangkan.
Perkembangan Ilmu Genetika
Di Masa Keemasan, perkembangan pesat akan terjadi di bidang pengobatan. Dengan penemuan struktur DNA pada pertengahan abad keduapuluh, cakrawala di bidang biologi dan pengobatan modern terbuka selebar-lebarnya. Semua perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada Masa Keemasan akan meningkatkan momentum untuk studi medis, meminimalkan kesalahan, mempersingkat waktu untuk melakukan diagnosa secara akurat, dan memungkinkan pasien untuk menerima perawatan dengan lebih optimal.
Genetika, yang menjadi ilmu baru abad ini, akan menjadi daya pendorong di belakang kemajuan medis. Studi pada kode DNA manusia berusaha untuk mengungkapkan genetik penyebab banyak penyakit. Human Genome Project, pada awalnya direncanakan berlangsung selama 15 tahun. Disana bekerja ratusan ilmuwan lebih dari delapan negara, Salah satu tujuannya adalah mengidentifikasi gen dalam DNA manusia yang akhirnya mengungkap sebuah misteri. Menentukan urutan DNA manusia dari 3 milyar pasangan kimia dasar, memasukkan informasi ini dalam database, dan meman-faatkan teknologi yang terkait untuk kepentingan ilmu pengetahuan akan membuka sebuah era baru pengobatan modern.
Tujuan utama proyek ini adalah untuk membuat perlindungan dari penyakit dengan mengubah kode DNA, mendeteksi sejak dini bagaimana tubuh merespon variasi obat, dan deteksi dini untuk menjamin keamanan dari faktor kesalahan manusia. Meracik obat-obatan sesuai untuk setiap kebutuhan, serta membentuk database genetik dan fitur untuk kartu genetik seseorang, juga menjadi agenda para ilmuwan. Ilmu pengetahuan akan berkembang sejauh mana Allah mengijinkan, apapun yang terjadi kita tidak perlu khawatir, penelitian itu gagal atau berhasil sehingga bermanfaat untuk kemanusiaan, semua atas ke-hendak Allah semata, bagi orang beriman ada kebaikan dari setiap kejadian.