MISA ARWAH & PUISI-PUISI LAINNYA - 7
apabila aku mengenangmu

benda-benda langit tergelincir dari jalannya

dan waktu terperangkap

dalam jeda yang menekan, batas yang lembab

di antara kesedihan bumi

dan gegas tugasnya yang abadi.

tapi jika aku tak mengenangmu

daun-daun tiba-tiba menua dan gugur

seperti pada hari kematian seorang kaisar

lalu segalanya tenggelam

dalam warna kulit seorang mur.

maka kucoba untuk mengenangmu

sekaligus tidak mengenangmu

dan kulihat kau di jalan-jalan, di kamar-kamar tidur,

di atas menara-menara gereja,

serta di mana saja kapal-kapal berlabuh;

dalam sosok seorang keling yang berkabung

atau burung-burung pajangan dari kayu

yang merasa asing pada udara;

kulihat kau menunggu

dan tidak menunggu,

memburu sesuatu yang tak lagi ada.

/2012