GEMBALA TIDUR - 7
aku berdiri kini, pada pusaran kabut karena

matahari dalam dada

malam turun seperti tujuan bagi tidur

dan kematian. memelukku

(api mataku, kobarlah! jangan beri

padam kata-kata karena keasingan

yang kita cintai adalah buku-buku

bagi darah dan kepalan menyusun

tulang-belulangku pada puncak kebangkitan)

lembah-lembah meninggi mencari

langit yang lain tuhan dan

kemabukan engkau yang jelita

dan ketiadaan seperti aku, lahir

dan mati ketersesatan yang

mengikatkutukan kita ada

Yogyakarta, 2012