MEMORIA - 74
Serangga-serangga musim hujan

Menyambangi mataku. Meninggalkan

Jejak-jejak perih. Kenapa tidak ke perutku

Saja Celoteh seekor cicak di dinding.

Mataku mulai mengeluarkan air.

Jangan menangis hanya karena serangga,

Katanya lagi. Nanti air matamu tak

Ada bedanya dengan air mata buaya.

(Naimata, 2011)