PEREMPUAN-PEREMPUAN MERBAHAYA - 75
Di sebelah kiri ranjang ada malaikat milik tuhan sedang empuk ngorok di dalam becak anyir-anyir... lamatnya mengeram dengan dosa-dosa yang dihisab dari lengkung bibirku. Atap rumah benderang diguyur hujan gusar; guruh lari berchempera dengan suara riuh-rendah tidak mahu sekali menanggung taksir.
Khawatir aku, tuan engkau menyusut dek boleng-bolengku yang meruas menjadi ireng mengkal.